Kotawaringin Timur

Jangan Mempersulit Pelayanan kepada Masyarakat

38
×

Jangan Mempersulit Pelayanan kepada Masyarakat

Sebarkan artikel ini
SAMBUTAN : Wakil Bupati Kotim Irawati sambutan saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Agung Wahyu Al Hadi, Islamic Center Sampit, Selasa (8/9/2026). FOTO HUMAS UNTUK RADAR KALTENG

Pesan Wabup Kotim kepada ASN saat Peringatan Maulid Nabi

SAMPIT – Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Irawati mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotim agar menjadikan keteladanan Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Irawati saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Agung Wahyu Al Hadi, Islamic Center Sampit, Selasa (8/9/2026).

Menurut Irawati, peringatan Maulid Nabi tidak hanya sebatas mengenang kelahiran Rasulullah SAW. Momentum tersebut harus menjadi bahan refleksi untuk meneladani akhlak dan sifat-sifat Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. Termasuk bagi ASN dalam menjalankan roda pemerintahan.

Irawati menegaskan, ASN memiliki peran penting sebagai pelayan masyarakat. Karena itu, kejujuran, amanah, dan sikap memberikan kemudahan dalam pelayanan harus benar-benar diterapkan. “Jadi bagaimana kita ini adalah pelayan, bagaimana melayani masyarakat. Tentunya juga selain jujur dan amanah, jangan mempersulit pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Ia menekankan, jabatan dan tugas yang diemban ASN merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat. Oleh sebab itu, setiap aparatur diharapkan dapat menjalankan tanggung jawabnya dengan penuh keikhlasan dan mengutamakan kepentingan masyarakat.

Nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW, lanjutnya, harus mampu diwujudkan secara nyata, bukan hanya dipahami dalam kegiatan keagamaan. Sikap jujur, amanah, peduli terhadap sesama, serta memberikan pelayanan terbaik menjadi bagian penting yang harus diterapkan dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.

Selain kepada ASN, Irawati juga mengajak seluruh masyarakat Kotim untuk menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum memperkuat kepedulian sosial, semangat gotong royong, dan sikap saling menghormati.

Menurut Irawati, keberagaman yang dimiliki Kotim merupakan kekuatan besar yang harus dijaga bersama. Perbedaan suku, agama, budaya, maupun latar belakang tidak seharusnya menjadi pemicu perpecahan.

“Dengan kebersamaan tersebut, Insya Allah berbagai program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik, serta memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kotim,” ungkapnya. (pri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *