DPRD Kalimantan Tengah

‎DPRD Desak Pusat Bangun Proyek Hilirisasi di Kalteng

48
×

‎DPRD Desak Pusat Bangun Proyek Hilirisasi di Kalteng

Sebarkan artikel ini
‎FOTO : Ketua DPRD Kalteng, Arton S Dohong FOTO: BUDHI SEPRATAMA PUTRA//RADAR KALTENG

PALANGKA RAYA – DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) mendesak pemerintah pusat membangun proyek hilirisasi di Kalteng dengan melihat  potensi sumber daya alam yang cukup melimpah.

Pengembangan industri pengolahan dinilai penting agar daerah penghasil tidak hanya menjadi pemasok bahan baku, tetapi turut menikmati nilai tambah dan manfaat ekonomi.

‎Ketua DPRD Kalteng, Arton S Dohong mengatakan hingga kini belum terdapat program hilirisasi berskala besar yang secara khusus dibangun pemerintah pusat di Kalteng.

“Untuk di Kalteng belum ada proyek hilirisasi. Belum ada. Ya, mungkin daerah-daerah tertentu, provinsi tertentu yang potensial barangkali proyek  hilirisasi sudah ada,” katanya, Senin (17/8).

‎Menurut Arton, kondisi tersebut menjadi perhatian karena Kalteng memiliki potensi sumber daya alam yang cukup besar. Kebijakan pembangunan nasional diharapkan tidak hanya berfokus pada daerah tertentu, namun membuka peluang yang sama bagi seluruh wilayah Indonesia. Termasuk membangun proyek hilirisasi di Kalteng.

Ia menegaskan, Kalteng sebagai bagian dari Indonesia memiliki hak yang sama dalam memperoleh manfaat pembangunan nasional. “Kita ini adalah bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia yang tentunya memiliki hak yang sama, sama dengan di pusat, sama dengan di daerah lain,” tegas Arton

‎Arton juga melihat peluang Kalteng untuk masuk dalam pengembangan hilirisasi masih terbuka. Potensi bahan baku yang tersedia dapat menjadi dasar bagi pemerintah pusat untuk mengembangkan industri pengolahan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan daerah.

‎

‎Terkait rencana pemanfaatan batu bara melalui gasifikasi untuk menghasilkan Dimethyl Ether (DME) sebagai alternatif elpiji. ”Kebijakan tersebut merupakan kewenangan pemerintah pusat. DPRD Kalteng, akan menunggu arah kebijakan tersebut sembari berharap prinsip pemerataan benar-benar diterapkan,” kata Arton.

‎Dorongan tersebut dinilai perlu ditindaklanjuti dengan komunikasi yang lebih kuat antara pemerintah daerah dan pusat. Dengan pemetaan potensi serta kesiapan bahan baku dan infrastruktur, Kalteng diharapkan dapat menjadi salah satu daerah yang memperoleh ruang dalam agenda hilirisasi nasional.(sep/*)

‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *