Hukum Kriminal

Kapolres Gunung Mas Turun Langsung Padamkan Karhutla di Batu Nyapau

60
×

Kapolres Gunung Mas Turun Langsung Padamkan Karhutla di Batu Nyapau

Sebarkan artikel ini

KUALA KURUN – Saat api mulai membakar lahan di tepi Jalan Kurun-Tewah, Desa Batu Nyapau, Kecamatan Tewah, Kamis (13/8/2026), Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi, S.H., S.I.K., M.A., tak hanya memberi arahan dari balik meja.

Ia turun langsung ke lokasi dan memimpin pemadaman bersama personel gabungan.Sekitar pukul 10.00 WIB, tim gabungan bergerak menangani titik api yang berada di pinggir jalan.

Sebanyak empat personel Polri, empat petugas Damkar Kecamatan Tewah dan satu personel TNI dikerahkan, didukung kendaraan roda dua, roda empat, serta satu unit kendaraan roda enam.

Kapolres turut berada di tengah personel saat proses pemadaman berlangsung.

Api dipadamkan agar tidak merambat dan meluas ke area di sekitarnya.Di lokasi, personel Polsek Tewah bersama Babinsa Koramil Tewah dan petugas Damkar bekerja bahu-membahu menjinakkan api.

Sementara itu, polisi juga mengatur arus lalu lintas agar kendaraan tetap dapat melintas dan proses pemadaman berlangsung aman.

Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi menegaskan, menghadapi karhutla tidak bisa hanya mengandalkan satu instansi.

“Ketika ada titik api, kita harus bergerak bersama dan melakukan penanganan secepat mungkin. Polri tidak bisa bekerja sendiri, sehingga sinergi dengan TNI, Damkar, pemerintah setempat, dan masyarakat sangat penting,” ujarnya saat dikonfirmasi PS Kasihumas Ipda Abner, S.Sos., Jumat (14/8/2026).

Ada Karhutla? lapor ke Call Center 110

Menurutnya, kecepatan laporan dan respons di lapangan menjadi kunci agar api tidak semakin besar.

Karena itu, masyarakat diminta tidak menganggap remeh titik api sekecil apa pun.

Polisi juga mengingatkan warga untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.

Terlebih saat kondisi kemarau, api dapat dengan cepat merambat dan sulit dikendalikan.

“Kalau melihat ada api atau asap, segera laporkan. Jangan menunggu sampai api membesar,” imbau jajaran Polsek Tewah.

Masyarakat dapat melaporkan kejadian karhutla kepada Polsek Tewah maupun melalui Call Center 110 agar petugas dapat segera bergerak.

Kapolsek Tewah IPDA Michael Bethrand Simanjuntak, S.Tr.K., menambahkan bahwa pencegahan karhutla membutuhkan kepedulian bersama.

Warga diharapkan menjadi mata dan telinga bagi petugas dengan segera melaporkan setiap potensi kebakaran.

Pemadaman di Batu Nyapau menjadi gambaran bahwa penanganan karhutla bukan hanya soal memadamkan api.

Di lapangan, polisi, TNI, Damkar, dan masyarakat harus bergerak bersama untuk memastikan api tidak berubah menjadi bencana yang lebih besar.

Pesannya sederhana: jangan tunggu api membesar. Begitu melihat titik api, segera laporkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *