DPRD Kalimantan Tengah

Rumah Betang Jadi Ikon Baru Budaya Kalteng

50
×

Rumah Betang Jadi Ikon Baru Budaya Kalteng

Sebarkan artikel ini
‎FOTO : Anggota DPRD Kalteng, Bambang IrawanBUDHI SEPRATAMA PUTRA//RADAR KALTENG

PALANGKA RAYA – Rencana Pemprov Kalteng membangun Rumah Betang terbesar di dunia mendapat respon positif kalangan anggota DPRD Kalteng Bambang Irawan. Ia berharap pembangunan Rumah Betang tersebut memperkuat identitas dan ikon baru budaya Kalteng.

Bambang menilai gagasan tersebut memiliki nilai positif apabila diarahkan untuk memperkenalkan karakteristik lokal Dayak kepada masyarakat luas. Pembangunan Rumah Betang itu mengangkat simbol budaya Dayak Kalteng.

“Kita ambil dari segi positifnya. Pembangunan Rumah Betang ini  simbol dan falsafah yang mau kita naikkan, kearifan lokalnya yang mau kita angkat,” katanya, Selasa (11/8).

‎Menurutnya, keberadaan Rumah Betang tidak semata-mata dilihat dari bentuk bangunan, tetapi juga dari nilai budaya yang melekat di dalamnya. Falsafah kehidupan masyarakat Dayak, keberagaman, hingga nilai kebersamaan yang menjadi ciri khas Rumah Betang dinilai dapat menjadi kekuatan tersendiri jika dikemas dengan baik.

‎Bambang mengatakan Kalteng membutuhkan ikon yang mampu menjadi representasi daerah sekaligus memiliki daya tarik bagi wisatawan. Karena itu, ia menilai rencana tersebut dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor pariwisata dan memperkenalkan kebudayaan lokal kepada masyarakat dari luar daerah.

“Menurut saya, kita memang perlu punya ikon yang bisa kita blow up, yang bisa menjadi ikon Kalteng dan mempunyai ciri khas kelokalan serta adatnya,” ujarnya.

‎

‎Ia menilai langkah untuk semakin menanamkan karakteristik lokal Dayak melalui pembangunan tersebut merupakan hal yang positif selama tetap memperhatikan berbagai ketentuan yang berlaku.

‎Bambang juga mengingatkan agar pembangunan tidak berhenti pada kemegahan fisik semata. Nilai budaya yang ingin diangkat harus benar-benar tercermin dalam konsep dan pemanfaatannya sehingga Rumah Betang nantinya tidak hanya menjadi bangunan monumental, tetapi juga ruang untuk mengenalkan tradisi, seni, dan kearifan lokal Kalteng.

‎DPRD Kalteng berharap rencana pembangunan tersebut disiapkan secara matang, baik dari sisi konsep, fungsi maupun pengelolaannya. ”Jadi dengan perencanaan yang tepat, Rumah Betang diharapkan mampu menjadi ikon daerah yang memberi manfaat jangka panjang bagi pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata Kalteng,” pungkasnya.(sep/*)

‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *