PALANGKA RAYA – Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Maryani Sabran mengingatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng penyaluran hibah perangkat internet satelit Starlink benar-benar tepat sasaran.
Menurutnya, bantuan tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang masih kesulitan mendapatkan akses internet.
Maryani mengatakan, penggunaan teknologi internet satelit tersebut tidak menjadi persoalan selama memang dibutuhkan dan mampu memberikan dampak bagi masyarakat.
“Hibah internet satelit Starlink ini harus diberika kepada daerag yang memang layak untuk diberi dan tepat sasaran. Kita tidak ada masalah. Tapi jangan sampai anggaran tersebut tidak tepat sasaran dan kurang berdampaknya untuk masyarakat,” ujarnya, Selasa (11/8).
Pemprov Kalteng menyalurkan sebanyak 1.273 unit perangkat Starlink untuk mendukung operasional sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), dan puskesmas di wilayah yang masih mengalami keterbatasan akses internet. Bantuan tersebut disalurkan ke sejumlah kabupaten dan kota, dengan jumlah terbanyak di Kabupaten Katingan sebanyak 287 unit, disusul Kotawaringin Barat 176 unit dan Seruyan 131 unit.
Besarnya jumlah perangkat yang disalurkan membuat Maryani menilai pengawasan pemanfaatannya perlu menjadi perhatian. Ia berharap bantuan tidak hanya berhenti pada proses penyerahan, tetapi benar-benar digunakan untuk memperluas akses layanan digital yang dibutuhkan masyarakat.
“Yang diprioritaskan untuk masyarakat luas, bukan kelompok dan golongan,” tegas Maryani.
Komisi IV DPRD Kalteng mendorong pemerintah melakukan pemantauan setelah perangkat tersebut disalurkan. Evaluasi diperlukan untuk memastikan Starlink benar-benar aktif dan dimanfaatkan sesuai peruntukannya, sehingga anggaran yang telah dikeluarkan memberikan manfaat maksimal bagi pendidikan, kesehatan dan pelayanan masyarakat di wilayah terpencil.(sep/*)












