PeristiwaUtama

Gosong Sungai Kahayan di Pelabuhan Rambang Telan Korban, Remaja 14 Tahun Dilaporkan Tenggelam

101
×

Gosong Sungai Kahayan di Pelabuhan Rambang Telan Korban, Remaja 14 Tahun Dilaporkan Tenggelam

Sebarkan artikel ini
SUASANA PENCARIAN: Warga, relawan, Basarnas, dan aparat melakukan pencarian korban tenggelam di kawasan Gosong Pelabuhan Rambang, Sungai Kahayan, Kelurahan Pahandut, Palangka Raya, Minggu (9/8/2026) siang. RICKY THEODORUS/RADAR KALTENG

PALANGKA RAYA – Wisata dadakan gosong Sungai Kahayan, Kota Palangka Raya, telah memakan korban.

Seorang bocah laki-laki berusia 14 tahun, Muhammad Kasfi Rosadi, dilaporkan tenggelam saat bermain bersama sejumlah rekannya di Gosong Pelabuhan Rambang, Minggu 9 Agustus 2026.

Korban merupakan warga Kampung Baru. Ia datang ke kawasan gosong bersama empat rekannya.

Hingga siang ini, Kasfi Rosadi belum ditemukan dan proses pencarian masih berlangsung di sekitar lokasi kejadian.

Keterangan warga sekitar, Ampung (65), menyebut dirinya mendapat informasi dari anak-anak yang berada di sekitar lokasi. Saat kejadian, dirinya bersama warga lain berada di rumah dan tidak melihat langsung korban saat bermain atau mandi di sungai.

“Katanya tadi berempat yang mandi. Tapi yang satunya itu tidak bisa berenang,” katanya.

Ampung mengatakan kondisi Sungai Kahayan saat ini sedang dalam kondisi pasang.

Ia menduga korban bersama teman-temannya bermain atau mandi ketika kondisi air sebelumnya surut.

Namun, waktu pasti korban mulai tenggelam belum diketahui karena tidak ada warga yang melihat langsung kejadian tersebut.

Lurah Pahandut Ahmad Reza membenarkan korban merupakan warganya.

Menurutnya, korban bermain di gosong bersama empat orang rekannya sebelum akhirnya dilaporkan tenggelam.

“Saat ini banyak relawan sedang melakukan pencarian dibantu oleh warga sekitar,” tuturnya.

Pencarian dilakukan secara bersama-sama oleh warga, Basarnas, relawan serta aparat penegak hukum.

Reza menegaskan kawasan gosong tersebut sebenarnya hendak dipasangi spanduk peringatan bahaya.

Imbauan agar warga, terutama anak-anak, tidak bermain di lokasi juga telah disampaikan melalui grup WhatsApp para ketua RT.

Kondisi ini menjadi peringatan keras agar aktivitas bermain atau mandi di kawasan gosong Sungai Kahayan tidak dianggap sepele.

Terlebih saat arus dan ketinggian air berubah cepat, walaupun air dalam kondisi debit air menurun akibat musim kemarau. (ter)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *