PALANGKA RAYA – DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) mendorong pemerintah daerah melibatkan lebih banyak generasi muda dalam pelaksanaan program padat karya. Selain memperluas kesempatan kerja, keterlibatan kaum muda mampu menghadirkan ide-ide baru yang dapat mempercepat pembangunan di berbagai sektor.
Anggota DPRD Kalteng, Asdy Narang menilai anak muda memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dari pembangunan daerah apabila diberi ruang berkontribusi. Menurutnya, program padat karya seharusnya tidak hanya dipandang sebagai upaya menyerap tenaga kerja, melainkan juga menjadi wadah pengembangan kapasitas generasi muda.
“Anak muda harus diberi kesempatan untuk terlibat dalam program padat karya. Mereka memiliki semangat, kreativitas, dan cara pandang yang lebih inovatif sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kalteng,” ujarnya, Senin (3/8).
Ia mengatakan, keterlibatan generasi muda akan memberikan nilai tambah bagi pelaksanaan berbagai program pemerintah. Selain memperoleh pengalaman kerja, kaum muda juga dapat mengasah keterampilan yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan dunia kerja sekaligus mendorong tumbuhnya ekonomi masyarakat melalui berbagai kegiatan produktif.
Asdy menilai pola pelaksanaan padat karya perlu terus dikembangkan agar tidak sekadar berorientasi pada pekerjaan jangka pendek. “Program seperti ini harus mampu membangun kemampuan masyarakat, terutama generasi muda, sehingga setelah kegiatan selesai mereka tetap memiliki bekal keterampilan dan pengalaman yang bermanfaat,” katanya.
Menurut Legislator Fraksi NasDem tersebut, pemerintah daerah juga perlu membuka ruang kolaborasi yang lebih luas bagi anak muda dalam setiap tahapan pembangunan. Kreativitas dan kemampuan mereka dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi dinilai menjadi modal penting untuk mendukung kemajuan daerah.
Ia optimistis, jika generasi muda diberi kesempatan yang memadai, berbagai inovasi akan lahir dari daerah. “Kalteng membutuhkan inovasi dan kreativitas dari ide-ide modern agar mampu berkembang lebih cepat. Karena itu, pelibatan anak muda harus menjadi bagian penting dalam setiap program pembangunan demi mewujudkan daerah yang lebih maju dan berdaya saing,” tegas Asdy
DPRD Kalteng berharap pemerintah daerah dapat merancang program padat karya yang lebih inklusif dengan melibatkan generasi muda secara aktif. Langkah tersebut dinilai akan memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus mempercepat pemerataan manfaat pembangunan hingga ke berbagai wilayah di Kalteng.(sep/*)












