Kotawaringin Barat

Bupati Nurhidayah Mengukuhkan Pengurus LPTQ Kobar

68
×

Bupati Nurhidayah Mengukuhkan Pengurus LPTQ Kobar

Sebarkan artikel ini
PENGUKUHAN : Bupati Kotawaringin Barat Nurhidayah mengukuhkan pengurus LPTQ Kobar periode 2026–2030  di Aula Sangga Banua, Pangkalan Bun, Rabu (29/7/2026). FOTO HUMAS UNTUK RADAR KALTENG

PANGKALAN BUN – Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Nurhidayah mengukuhkan Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kobar periode 2026–2030. Dalam kepengurusan yang baru, Ketua Umum LPTQ Kobar dijabat oleh Wakil Bupati Kobar Suyanto. 

Pembinaan dan pengembangan syiar Al-Qur’an menjadi tanggung jawab yang harus dilanjutkan oleh kepengurusan baru. Dalam arahannya, Bupati Nurhidayah mengatakan, LPTQ tidak hanya berperan dalam penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), tetapi juga memiliki fungsi pembinaan secara berkelanjutan di berbagai cabangnya.

“Amanah yang kalian emban bukanlah sekadar sebuah kehormatan. Ini adalah tanggung jawab besar untuk terus mengembangkan syiar Al-Qur’an, meningkatkan kualitas pembinaan, serta memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Nurhidayah juga mendorong LPTQ agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) guna meningkatkan efektivitas organisasi, termasuk memanfaatkan media publikasi untuk menyampaikan berbagai kegiatan kepada masyarakat.

“Kita berharap melalui pembinaan terarah akan lahir generasi Qur’ani yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Umum LPTQ Kobar Suyanto menyatakan, kepengurusan yang baru ini akan memprioritaskan pembinaan secara berjenjang dan berkelanjutan guna mencetak qari, qariah, hafiz, hafizah, mufasir, serta insan Qur’ani daerah. Dirinya pun mengajak seluruh pengurus untuk bekerja sama dalam menjalankan program LPTQ sebagai bagian dari upaya pembinaan dan syiar Islam di Kobar.

“Kami yakin kesuksesan tidak dapat diraih secara instan. Maka ini diperlukan pembinaan yang berjenjang dan terus-menerus agar lahir bibit-bibit pecinta Al-Qur’an asli Kobar yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi, nasional hingga internasional,” tuturnya. (fit)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *