KUALA KURUN – Memasuki periode rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Polres Gunung Mas meningkatkan kesiapsiagaan melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD). Regu II On Call Siaga Harkamtibmas diterjunkan untuk melaksanakan patroli dialogis sekaligus mengecek kesiapan Posko Siaga Karhutla Kabupaten Gunung Mas, Sabtu (1/8).
Kegiatan diawali dengan apel pengecekan personel di Mapolres Gunung Mas sekitar pukul 08.00 WIB. Apel dipimpin Perwira Pengendali (Padal) PS Kasihumas Polres Gunung Mas, Ipda Abner, S.Sos., didampingi Kaurbinopsnal Satintelkam Polres Gunung Mas, Ipda Yudi Harjono, S.H.

Usai apel, personel bergerak melakukan patroli dialogis dengan menyambangi Kantor Satpol PP dan BPBD Kabupaten Gunung Mas. Selain memastikan kesiapan posko siaga karhutla, kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkuat koordinasi lintas instansi dalam mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan.
Mewakili Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Pupita Dewi, S.H., S.I.K., M.A., Ipda Abner mengatakan, kegiatan on call merupakan bagian dari upaya memastikan seluruh personel siap menjalankan tugas sekaligus membangun komunikasi yang solid dengan instansi terkait.
“Melalui kegiatan ini, kami memastikan kesiapan personel sekaligus memperkuat koordinasi dengan instansi terkait. Patroli dialogis menjadi pendekatan humanis Polri agar komunikasi dan kolaborasi di lapangan berjalan optimal, termasuk dalam menghadapi potensi karhutla,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran polisi di lapangan tidak hanya berorientasi pada pemantauan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan agar setiap potensi gangguan dapat ditangani secara cepat dan terkoordinasi.
Pengecekan Posko Siaga Karhutla menjadi salah satu fokus utama KRYD kali ini. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, sarana pendukung, serta koordinasi antarinstansi tetap berjalan efektif apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan.
Melalui kegiatan ini, Polres Gunung Mas berharap sinergi bersama BPBD, Satpol PP, dan unsur terkait semakin kuat sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan secara cepat, responsif, dan humanis, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman karhutla di wilayah Kabupaten Gunung Mas. (rdo)












