PALANGKA RAYA – Upaya melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Pencegahan sejak dini dinilai menjadi langkah penting untuk memastikan pelajar tumbuh dalam lingkungan yang aman dan sehat.
Sekretaris Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya, Rana Muthia Oktari, mengajak seluruh pihak memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA) di kalangan pelajar.
“Anak-anak sekolah harus kita selamatkan dari ancaman NAPZA. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau aparat penegak hukum, tetapi juga keluarga, sekolah, dan masyarakat secara bersama-sama,” kata Rana Muthia, Minggu (26/7/2026).
Menurutnya, meningkatnya kasus penyalahgunaan NAPZA yang melibatkan anak usia sekolah menjadi peringatan serius bahwa langkah pencegahan harus dilakukan lebih masif sejak dini. Edukasi, pendampingan, dan pengawasan menjadi upaya penting untuk membentengi pelajar dari pengaruh negatif narkoba.
“Kesadaran mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba harus terus ditanamkan kepada anak-anak sejak dini agar mereka memiliki pemahaman dan keberanian untuk menjauhi segala bentuk penyalahgunaan NAPZA,” ujarnya.
Rana menilai lingkungan sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik. Karena itu, dia mendorong guru bersama orang tua agar lebih aktif memantau perkembangan, pergaulan, serta aktivitas anak, baik di lingkungan sekolah maupun di luar jam pelajaran.
“Peran guru dan orang tua sangat penting dalam mengawasi anak-anak. Dengan komunikasi dan pengawasan yang baik, potensi anak terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba dapat diminimalkan,” tuturnya.
Selain memperkuat pengawasan di lingkungan keluarga dan sekolah, Rana juga meminta pemerintah daerah memperluas kolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), kepolisian, dinas terkait, serta lembaga pendidikan untuk mengintensifkan sosialisasi dan program pencegahan penyalahgunaan NAPZA di kalangan pelajar.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat memiliki kepedulian yang sama dalam menjaga generasi muda agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba, sehingga anak-anak di Kota Palangka Raya dapat tumbuh sehat, berprestasi, dan menjadi generasi penerus yang berkualitas,” tutupnya. (ifa)












