Kapuas

Pendidikan Anak Perlu Kolaborasi Orang Tua dan Guru

52
×

Pendidikan Anak Perlu Kolaborasi Orang Tua dan Guru

Sebarkan artikel ini
FOTO BERAMA - Bunda PAUD Kabupaten Kapuas, Hj. Siti Saniah Wiyatno saat melakukan foto bersama usai penutupan MPLS Ceria Tahun Ajaran 2026/2027 di TK Islamiyah Golkar, Kuala Kapuas, Senin (20/7/2026).

Dari Ajang Penutupan MPLS Ceria TK Islamiyah Golkar Kapuas

Bunda PAUD Kabupaten Kapuas, Hj. Siti Saniah Wiyatno, secara resmi menutup kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ceria Tahun Ajaran 2026/2027 di TK Islamiyah Golkar, Kuala Kapuas, Senin (20/7).

Acara penutupan MPLS ini dirangkaikan dengan kegiatan Parenting kepada para guru taman kanak-kanak dan orang tua. Kegiatan Parenting itu bertema “Membangun Sinergi antara Orang Tua, Guru, dan Lingkungan”

Dalam sambutannya, Hj. Siti Saniah Wiyatno mengapresiasi seluruh pihak yang telah menyukseskan rangkaian kegiatan MPLS Ceria hingga dapat berlangsung dengan baik, tertib, dan penuh keceriaan.

“Atas nama Bunda PAUD Kabupaten Kapuas, saya mengucapkan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kepala TK Islamiyah Golkar, seluruh dewan guru, panitia, narasumber, serta semua pihak yang telah bekerja sama sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa anak usia dini merupakan generasi penerus bangsa yang sedang berada pada masa emas pertumbuhan dan perkembangan sehingga membutuhkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan sejak hari pertama memasuki sekolah.

Menurutnya, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah bukan sekadar mengenalkan ruang kelas maupun guru kepada peserta didik, tetapi juga menjadi langkah awal untuk membangun rasa percaya diri, semangat belajar, serta menciptakan pengalaman positif bagi anak-anak dalam memasuki dunia pendidikan.

“Anak-anak usia dini adalah generasi penerus bangsa yang sedang berada pada masa emas pertumbuhan dan perkembangan. Oleh karena itu, masa pengenalan lingkungan sekolah harus mampu menumbuhkan rasa aman, nyaman, percaya diri, serta semangat belajar sejak hari pertama mereka berada di sekolah,” tuturnya.

Ia mengatakan pendidikan anak tidak dapat berjalan optimal apabila hanya menjadi tanggung jawab salah satu pihak. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara orang tua, guru, dan lingkungan agar anak tumbuh menjadi pribadi yang sehat, cerdas, mandiri, kreatif, serta berakhlak mulia.

“Saya meyakini bahwa pendidikan anak tidak akan berhasil apabila hanya dibebankan kepada salah satu pihak. Anak akan tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter apabila mendapatkan kasih sayang di rumah, pendampingan yang berkualitas di sekolah, serta lingkungan yang mendukung tumbuh kembangnya,” katanya.

Ia juga memberikan semangat kepada seluruh peserta didik agar terus belajar dengan gembira, menghormati guru, menyayangi teman-teman, serta menjadi generasi yang membanggakan keluarga, Kabupaten Kapuas, dan Indonesia.

“Kalian adalah kebanggaan keluarga, sekolah, Kabupaten Kapuas, dan masa depan Indonesia. Teruslah belajar dengan riang, bermain dengan gembira, berteman dengan baik, serta hormati bapak dan ibu guru,” pesannya kepada anak-anak. (alx/hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *