PALANGKA RAYA – Peringatan Hari Jadi Kota Palangka Raya dan Pemerintah Kota Palangka Raya Tahun 2026 tidak dirayakan dengan kemeriahan seperti tahun-tahun sebelumnya. Di tengah keterbatasan anggaran, pemerintah memilih mengawali rangkaian peringatan dengan anjangsana dan berbagi kasih di LKSA Budi Mulya sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat.
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengatakan keputusan tersebut diambil agar peringatan hari jadi tidak hanya menjadi seremoni, tetapi memiliki makna yang lebih mendalam melalui kebersamaan dan kepedulian sosial.
“Tahun ini kami tidak memeriahkan hari jadi secara besar-besaran karena keterbatasan anggaran. Kami lebih mengedepankan kebersamaan dan berbagi, bersyukur terlebih dahulu baru menyelenggarakan rangkaian doa. Meskipun tidak dirayakan secara meriah, maknanya justru jauh lebih dalam,” ujar Fairid, Rabu (8/7/2026).
Fairid juga memotivasi anak-anak LKSA Budi Mulya agar tidak pernah merasa sendiri karena pemerintah akan terus hadir memberikan perhatian.
Dia berpesan agar mereka terus belajar, rajin berdoa, menghormati guru serta pengasuh dan memiliki cita-cita setinggi mungkin. “Pemerintah selalu hadir dalam situasi apa pun. Banyak-banyak belajar, berdoa, hormati guru dan para pengasuh. Bermimpilah setinggi-tingginya, jangan tanggung-tanggung. Kalau punya cita-cita, bermimpilah menjadi presiden. Semua cita-cita besar selalu berawal dari mimpi,” katanya.
Fairid juga menyoroti pentingnya menumbuhkan kembali nilai kepedulian dan kemandirian di tengah kehidupan masyarakat yang menurutnya mulai mengalami pergeseran.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Palangka Raya Achmad Zaini mengatakan kegiatan anjangsana tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan hari jadi yang difokuskan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Hari ini merupakan rangkaian kegiatan Hari Jadi Kota Palangka Raya dan Pemerintah Kota Palangka Raya Tahun 2026. Di tengah keterbatasan, kami ingin setiap kegiatan benar-benar dirasakan masyarakat. Salah satunya melalui kunjungan, silaturahmi, dan berbagi bersama keluarga besar LKSA Budi Mulya,” ungkap Zaini.
Melalui kegiatan tersebut, Pemko Palangka Raya berharap semangat peringatan hari jadi tidak hanya menjadi momentum seremonial, tapi juga memperkuat nilai gotong royong, kepedulian sosial, dan kebersamaan dengan masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian. (ifa)












