DPRD Palangka Raya

Dewan Minta Transparansi Pemadaman Listrik

55
×

Dewan Minta Transparansi Pemadaman Listrik

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua II DPRD Palangka Raya Nenie Adriati Lambung.

Supaya Warga Bisa Antisipasi Dampaknya

PALANGKA RAYA – Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya Nenie Adriati Lambung minta adanya keterbukaan informasi kepada masyarakat terkait pemadaman listrik bergilir yang masih terjadi di sejumlah wilayah. Menurut dia, kejelasan informasi sangat penting agar warga dapat mengantisipasi dampak yang ditimbulkan.

Ia menilai pemadaman listrik yang berulang telah mengganggu berbagai aktivitas masyarakat. Tidak hanya rumah tangga, sektor usaha, pendidikan, hingga pelayanan publik juga ikut terdampak akibat pasokan listrik yang tidak stabil.

“Pemadaman listrik bergilir telah menjadi beban baru bagi masyarakat. Banyak aktivitas terganggu, mulai dari usaha kecil, kegiatan belajar, hingga pelayanan yang bergantung pada pasokan listrik,” ujar Nenie, Rabu (8/7/2026).

Selain menghambat aktivitas, kondisi tersebut juga memaksa sebagian pelaku usaha dan masyarakat mengeluarkan biaya tambahan untuk menggunakan generator set (genset) sebagai sumber listrik cadangan.

Menurutnya, hal itu semakin menambah beban pengeluaran di tengah meningkatnya biaya operasional. Karena itu, Nenie meminta pihak terkait tidak hanya fokus pada percepatan pemulihan jaringan, tetapi juga menyampaikan informasi secara terbuka mengenai penyebab gangguan, wilayah yang terdampak, serta perkiraan waktu normalisasi.

“Kami memahami jika ada kendala teknis, tetapi masyarakat juga berhak mendapatkan informasi yang jelas mengenai penyebab pemadaman, wilayah terdampak, dan estimasi waktu normalisasi. Transparansi sangat penting agar masyarakat dapat mengantisipasi dampaknya,” katanya.

Ia juga mendorong adanya koordinasi yang lebih optimal untuk mencegah pemadaman bergilir terus berulang. Pasokan listrik yang andal, menurutnya, menjadi kebutuhan utama dalam mendukung aktivitas masyarakat sekaligus menjaga keberlangsungan dunia usaha dan pendidikan.

“Kami berharap persoalan ini segera diselesaikan. Pasokan listrik yang andal sangat dibutuhkan untuk mendukung aktivitas masyarakat, menjaga pertumbuhan ekonomi, dan memberikan kepastian bagi pelaku usaha maupun dunia pendidikan,” tutupnya. (ifa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *