PALANGKA RAYA – Peredaran Narkoba di Kalteng sudah pada tingkat sangat mengkhawatir. Hal ini menjadi ancaman serius yang tidak bisa lagi ditangani dengan langkah-langkah biasa.
Jaringanya yang sudah sampai dipelosok desa dan daerah pedulangan emas, diperlukan strategi pemberantasan, tidak hanya terhadap pengguna dan kurir, tetapi juga para bandar serta aktor utama yang mengendalikan peredaran barang haram tersebut.
Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Sugiyarto menegaskan pemerintah bersama aparat penegak hukum harus meningkatkan upaya pencegahan dan penindakan agar penyebaran narkoba tidak semakin meluas.
“Narkoba belakangan ini semakin merebak di negara kita, baik yang melibatkan warga negara asing maupun warga negara Indonesia sendiri. Ini perlu menjadi perhatian serius pemerintah dalam rangka mengurangi, bahkan menghilangkan, peredaran narkoba di wilayah Indonesia, khususnya di Kalimantan,” ujarnya, Jumat (3/7).
Menurutnya, persoalan narkoba tidak lagi sebatas penyalahgunaan oleh individu, tetapi telah berkembang menjadi kejahatan yang dijalankan secara terorganisasi. Kondisi itu membuat aparat perlu bekerja lebih cermat untuk membongkar jaringan hingga ke akar, sehingga tidak hanya pelaku lapangan yang ditindak, tetapi juga pihak yang menjadi pengendali utama.
Sugiyarto menilai keberhasilan pemberantasan narkoba sangat bergantung pada sinergi seluruh pihak. Aparat penegak hukum membutuhkan dukungan pemerintah daerah dan masyarakat, terutama dalam memberikan informasi yang dapat membantu mengungkap jaringan peredaran narkotika. “Dalam pemberantasan narkoba ini memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Artinya, di situ mungkin ada bandar, ada cukong, dan lain sebagainya. Hal ini juga menjadi pembelajaran bagi aparat penegak hukum dalam melakukan penangkapan dan tindakan lainnya,” katanya.
Ia juga mengingatkan dampak narkoba tidak hanya mengancam keamanan, tetapi juga merusak masa depan generasi muda yang menjadi aset pembangunan daerah. “Upaya pencegahan melalui edukasi dan pengawasan lingkungan harus berjalan beriringan dengan penegakan hukum yang tegas,” tambah Sugiyarto.
Sugiyarto berharap seluruh elemen masyarakat tidak bersikap acuh terhadap ancaman narkoba. Ia meminta aparat terus memperkuat penindakan terhadap jaringan besar, sekaligus mengajak masyarakat berperan aktif memberikan informasi agar peredaran narkotika di Kalteng dapat ditekan secara berkelanjutan.(sep/*)












