DPRD Kalimantan Tengah

‎DPRD Minta Usut Dalang Penyerangan Polisi

66
×

‎DPRD Minta Usut Dalang Penyerangan Polisi

Sebarkan artikel ini
‎NARKOBA : Aparat Kepolisian saat melakukan penelusuran ke lokasi penggerebakan di Kabupaten Katingan, belum lama ini. Ist

‎PALANGKA RAYA – Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Sugiyarto meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas pihak yang diduga menjadi dalang di balik penyerangan terhadap anggota kepolisian saat operasi pemberantasan narkoba di Kabupaten Katingan.

Menurutnya, peristiwa yang menewaskan seorang polisi dan menyebabkan dua anggota lainnya belum ditemukan itu tidak boleh hanya berhenti pada pelaku di lapangan. Ia menilai, penyelidikan harus menyasar kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar.

“Dalam pemberantasan narkoba ini memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Artinya, di situ mungkin ada bandar, ada cukong, dan lain sebagainya. Hal ini juga menjadi pembelajaran bagi aparat penegak hukum dalam melakukan penangkapan dan tindakan lainnya,” ujarnya, Jumat (3/7).

‎Ia mengatakan, aparat perlu bekerja secara cermat untuk mengungkap siapa saja yang berada di balik aksi tersebut. Menurutnya, kepemilikan senjata api rakitan yang membuat pelaku memberikan perlawanan patut menjadi bahan pendalaman karena bisa mengarah pada keterlibatan jaringan yang memiliki kekuatan dan dukungan finansial.

“Kalau memang pelakunya adalah warga sekitar, bukan dari jaringan pengedar itu sendiri, perlu didalami. Atau jangan-jangan ada cukong atau bandar yang membiayai sehingga pelaku bisa memiliki senjata api dan sebagainya,” kata Sugiyarto.

‎Sugiyarto juga mengingatkan agar aparat tidak terburu-buru menarik kesimpulan terkait dugaan keterlibatan warga sekitar kejadian. Semua informasi harus diverifikasi berdasarkan fakta di lapangan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun stigma.

‎Menurutnya, pengungkapan kasus secara menyeluruh menjadi langkah penting untuk memutus mata rantai peredaran narkoba yang selama ini terus berkembang. Ia menilai keberhasilan mengungkap aktor intelektual akan memberikan efek jera yang lebih besar dibanding hanya menangkap pelaku di lapangan.

‎Ia berharap aparat kepolisian dapat mengusut kasus tersebut hingga tuntas, termasuk membongkar jaringan yang diduga berada di belakang para pelaku. Dengan demikian, upaya pemberantasan narkoba di Kalteng dapat berjalan lebih efektif sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat maupun aparat yang menjalankan tugas.(sep/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *