DPRD Kalimantan Tengah

‎Tingkatkan PAD, Kurangi Ketergantungan Dana Pusat

40
×

‎Tingkatkan PAD, Kurangi Ketergantungan Dana Pusat

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi I DPRD Kalteng, Purdiono. BUDHI SEPRATAMA PUTRA//RADAR KALTENG ‎ ‎

PALANGKA RAYA – Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Purdiono mendorong Pemerintah Provinsi Kalteng memperkuat kemandirian fiskal melalui optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD). Langkah itu dinilai penting agar daerah tidak terus bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat.

Menurut Purdiono, kemampuan fiskal daerah harus terus diperkuat agar pembangunan dapat berjalan secara berkesinambungan. Selain itu untuk mengurangi ketergantungan dana transfer dari pusat.

“Kita tidak bisa selamanya bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat. Potensi-potensi pendapatan daerah harus digali dan dikelola secara maksimal agar daerah memiliki ruang fiskal yang lebih kuat,” ujarnya, Jumat (3/7).

‎Ia menilai Kalteng memiliki potensi ekonomi yang besar dari sektor perkebunan, pertambangan, kehutanan, pariwisata, hingga jasa yang belum sepenuhnya memberikan kontribusi optimal terhadap PAD. Apabila dikelola secara lebih baik, potensi tersebut diyakini mampu memperkuat kemampuan keuangan daerah sekaligus mendukung pembiayaan berbagai program pembangunan.

‎Purdiono mengatakan peningkatan pendapatan daerah tidak cukup hanya mengandalkan potensi sumber daya alam. Pemerintah juga perlu membenahi tata kelola perpajakan dan retribusi melalui sistem administrasi yang lebih modern dan berbasis teknologi agar proses pemungutan menjadi lebih efektif, transparan, dan akuntabel.

‎“Pemerintah daerah perlu terus melakukan inovasi dalam pengelolaan pendapatan, termasuk memperbaiki sistem administrasi dan memperluas basis pajak tanpa membebani masyarakat maupun dunia usaha. Dengan begitu, penerimaan daerah bisa meningkat secara sehat dan berkelanjutan,” katanya.

‎Ia menambahkan, keberhasilan memperkuat PAD juga memerlukan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, pelaku usaha, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut akan menjadi modal penting dalam menciptakan kemandirian fiskal sehingga pemerintah memiliki ruang yang lebih luas untuk membiayai pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

‎Purdiono berharap berbagai upaya penguatan PAD dapat dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan. Menurutnya, semakin mandiri kondisi fiskal daerah, semakin kuat pula kemampuan Kalteng menghadapi tantangan ekonomi sekaligus menjaga kesinambungan pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(sep/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *