DPRD Kalimantan Tengah

‎MTQ KORPRI di Murung Raya Diminta Tetap Efisiensi

62
×

‎MTQ KORPRI di Murung Raya Diminta Tetap Efisiensi

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kalteng, Sirajul Rahman. ‎BUDHI SEPRATAMA PUTRA//RADAR KALTENG ‎

‎PALANGKA RAYA – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) yang akan digelar di Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, 23–27 Juni 2026 diminta tetap efisensi.

Anggota DPRD Kalteng Daerah Pemilihan IV yang meliputi Barito Selatan, Barito Utara, Barito Timur, dan Murung Raya, Sirajul Rahman, penyelenggaraan MTQ KORPRI akan menjadi perhatian publik karena berlangsung di tengah kondisi efisiensi anggaran yang sedang diterapkan pemerintah. Situasi tersebut membuat masyarakat cukup sensitif terhadap penggunaan anggaran daerah, terlebih saat ekonomi masih belum sepenuhnya pulih.

‎Karena itu Sirajul berharap pemerintah daerah perlu memastikan seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara hemat dan terukur. “Kita sama-sama tahu saat ini daerah terdampak pemangkasan anggaran dari pusat. Karena itu kami berharap pelaksanaan kegiatan ini tetap ekonomis dan efisien sehingga tidak menjadi sorotan negatif di tengah masyarakat,” katanya.

‎Kondisi ekonomi yang masih lesu juga menjadi pertimbangan penting. Banyak masyarakat di daerah yang menghadapi kesulitan ekonomi akibat naiknya harga kebutuhan pokok dan terbatasnya peluang penghasilan. Karena itu, pelaksanaan kegiatan besar sebaiknya tidak menambah beban masyarakat.

‎Diharapkan MTQ ini tidak hanya sukses sebagai ajang keagamaan, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat. “Kami berharap kegiatan ini bisa berjalan sukses dan lancar. Karena nanti banyak orang yang datang dan berkumpul di Murung Raya, mudah-mudahan ada dampaknya juga bagi perekonomian daerah, khususnya bagi pelaku usaha dan masyarakat setempat,” ujarnya, Senin (22/6).

‎Sirajul juga mendorong keterlibatan dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk membantu mendukung kegiatan tersebut. “Kalau ada perusahaan yang mampu membantu, tentu lebih baik. Jangan sampai masyarakat yang kondisi ekonominya sedang sulit justru ikut terbebani. Perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di daerah bisa mengambil peran melalui CSR untuk mendukung kegiatan ini,” tegasnya.

‎Ia berharap MTQ KORPRI tidak hanya menjadi ajang syiar dan silaturahmi aparatur sipil negara, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi lokal tanpa mengabaikan prinsip efisiensi yang saat ini menjadi perhatian bersama.(sep/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *