Apresiasi Pemko Palangka Raya yang Melakukan Penertiban
PALANGKA RAYA – Penataan jaringan kabel komunikasi di Kota Palangka Raya dinilai tidak hanya berkaitan dengan estetika kota saja. Tapi juga menyangkut aspek keselamatan masyarakat. Karena itu, upaya penertiban kabel yang selama ini terpasang semrawut mendapat dukungan dari DPRD Kota Palangka Raya.
Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya Khemal Nasery menegaskan, keberadaan kabel yang tidak tertata dengan baik berpotensi menimbulkan risiko bagi masyarakat. Terutama apabila masih terdapat aliran listrik atau kabel dalam kondisi rusak.
“Yang kita khawatirkan apabila ada kabel yang masih dialiri listrik lalu putus atau mengalami gangguan. Hal seperti itu tentu bisa membahayakan masyarakat dan harus diantisipasi sejak dini,” ujarnya, baru-baru ini.
Menurut Khemal, persoalan kabel yang menjuntai dan berseliweran di sejumlah ruas jalan telah menjadi perhatian DPRD sejak lama. Pembahasan mengenai penataan jaringan tersebut bahkan beberapa kali disampaikan dalam rapat kerja maupun rapat dengar pendapat (RDP) bersama dinas teknis terkait.
Ia mengatakan, selain mengurangi potensi bahaya, penataan kabel juga diperlukan untuk memastikan apakah jaringan yang terpasang masih berfungsi atau justru sudah tidak lagi digunakan sehingga perlu ditertibkan.
“Kabel-kabel yang tidak terpakai tentu harus dibersihkan. Sedangkan yang masih aktif harus ditata dengan baik agar lebih aman dan tidak mengganggu pemandangan kota,” katanya.
Khemal mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Palangka Raya yang menggandeng berbagai pihak melakukan penertiban, mulai dari perangkat daerah seperti Dinas Perhubungan, BPBD, Satpol PP hingga perusahaan penyedia layanan telekomunikasi.
Menurut dia, kolaborasi tersebut menjadi modal penting menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Dia menilai penataan kabel merupakan bagian dari upaya mewujudkan Palangka Raya sebagai Kota Cantik. Kota yang terus berkembang, kata dia, tidak hanya ditunjang pembangunan infrastruktur, tetapi juga harus memiliki tata ruang dan lingkungan yang rapi.
“Kalau kabel-kabel tertata dengan baik, kota akan terlihat lebih indah dan masyarakat juga merasa lebih aman. Ini sejalan dengan semangat menjadikan Palangka Raya sebagai Kota Cantik,” ungkapnya.
Ia pun memberikan apresiasi kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palangka Raya yang dinilai responsif dalam menangani persoalan tersebut. Khemal berharap penataan jaringan kabel dapat dilakukan secara berkelanjutan agar wajah Kota Palangka Raya semakin rapi, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. (ifa)












