DPRD Kalimantan Tengah

‎Dewan Dorong Hilirisasi Industri di Kalteng

86
×

‎Dewan Dorong Hilirisasi Industri di Kalteng

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Bambang Irawan. BUDHI SEPRATAMA PUTRA//RADAR KALTENG ‎

‎‎PALANGKA RAYA – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Bambang Irawan mengatakan potensi sumber daya alam yang dimiliki daerah harus mampu dioptimalkan melalui pembangunan industri pengolahan agar manfaat ekonominya lebih besar dirasakan masyarakat.

Menurutnya pengembangan industri hilir berbasis sumber daya alam harus menjadi perhatian bersama. Dengan hadirnya kawasan industri pengolahan, berbagai komoditas unggulan tidak lagi dijual dalam bentuk bahan mentah, melainkan diolah terlebih dahulu sehingga menghasilkan nilai tambah yang lebih besar bagi daerah.

‎Selama ini, lanjut Bambang sejumlah komoditas unggulan dari sektor perkebunan, kehutanan, maupun pertambangan masih dikirim keluar daerah tanpa melalui proses pengolahan yang memadai. Kondisi tersebut menyebabkan potensi keuntungan yang seharusnya dapat dinikmati daerah menjadi berkurang karena nilai tambah produk diperoleh pihak lain yang melakukan pengolahan lanjutan.

‎Bambang menilai keberadaan kawasan industri pengolahan akan meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus membuka peluang investasi baru. Industri hilir juga diyakini mampu memperkuat rantai ekonomi daerah karena kebutuhan tenaga kerja dan sektor pendukung akan ikut tumbuh seiring berkembangnya aktivitas produksi.

‎“Dewan sangat mendorong berdirinya hilirisasi industry. Karena program hilirisasi akan menciptakan multiplier effect yang luas. Bukan hanya sektor industri yang berkembang, tetapi juga membuka peluang usaha baru, memperluas lapangan pekerjaan, serta meningkatkan pendapatan masyarakat secara berkelanjutan,” katanya, Kamis (11/6).

‎

‎Ia menambahkan, keberhasilan program hilirisasi memerlukan dukungan berbagai pihak, terutama dalam penyediaan infrastruktur dasar yang memadai. Ketersediaan akses jalan, jaringan listrik, pelabuhan, hingga dukungan regulasi menjadi faktor penting agar investor tertarik menanamkan modal di Kalteng.

 ”Kita mendorong pemerintah daerah untuk terus memperkuat kebijakan yang mendukung pengembangan industri pengolahan,” tambah Bambang.

‎Bambang optimistis sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat akan menjadi modal penting dalam mewujudkan hilirisasi sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(sep/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *