Palangka Raya

Pemko Jalin Kerja Sama Pasokan Antardaerah

114
×

Pemko Jalin Kerja Sama Pasokan Antardaerah

Sebarkan artikel ini
Wakil Wali Kota Palangka Raya Achmad Zaini.

Untuk Mengatasi Kenaikan Harga Cabai

PALANGKA RAYA – Wakil Wali (Wawali) Kota Palangka Raya Achmad Zaini menyebut kenaikan harga cabai menjadi perhatian dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi yang dipimpin Kementerian Dalam Negeri. Menurutnya, sejumlah daerah di Indonesia saat ini mengalami defisit pasokan cabai rawit merah maupun cabai rawit hijau. Termasuk halnya di Kota Palangka Raya.

“Hal ini memang ada kenaikan harga cabai merah. Arahan dari pusat agar daerah konsumen menjalin kerja sama dengan daerah produsen,” ujar Achmad Zaini, Selasa (19/5/2026).

Ia menjelaskan, Palangka Raya selama ini lebih banyak berperan sebagai daerah konsumen dibanding produsen komoditas pertanian. Karena itu, Pemerintah Kota Palangka Raya mulai menjalin kerja sama antardaerah untuk menjaga ketersediaan pasokan dan menekan lonjakan harga.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Karo, Sumatera Utara, guna membahas kerja sama pasokan cabai besar dan sejumlah komoditas hortikultura lainnya.

Menurut Zaini, harga cabai di daerah tersebut masih relatif rendah sehingga memungkinkan untuk dipasok ke Palangka Raya dengan harga yang tetap terjangkau. “Utusan dari Kabupaten Karo sudah datang ke Palangka Raya. Ada pelaku usaha dan petani yang melihat kemungkinan distribusi langsung ke kota ini,” katanya.

Selain cabai besar, kerja sama tersebut juga direncanakan mencakup pasokan kentang, kubis, wortel, hingga buah-buahan.

Sementara itu, untuk cabai rawit merah dan hijau, Palangka Raya selama ini bergantung pada pasokan dari Sulawesi. Namun, berkurangnya produksi di daerah pemasok diduga menyebabkan distribusi ke Palangka Raya menurun sehingga berdampak pada kenaikan harga.

Meski demikian, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Palangka Raya disebut telah melakukan koordinasi dengan sejumlah daerah pemasok agar kebutuhan cabai masyarakat tetap terpenuhi. “Semoga pasokan cabai ke Palangka Raya tetap tercukupi. Untuk komoditas lainnya, alhamdulillah kondisi di Kota Palangka Raya masih bagus,” tutupnya. (ifa/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *