DPRD Kalimantan Tengah

‎Nyelong Apresiasi Gerakan Pangan Murah

123
×

‎Nyelong Apresiasi Gerakan Pangan Murah

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Nyelong Inga Simon. BUDHI SEPRATAMA PUTRA//RADAR KALTENG

‎PALANGKA RAYA – Ribuan warga Kota Palangka Raya dan sekitarnya menyerbu Gerakan Pangan Murah (GPM) di kawasan Bundaran Besar Palangka Raya beberapa hari lalu. Pasar murah yang diselenggarakan Pemprov Kalteng ini dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-69 Kalteng.

Program yang menyasar sekitar 5.600 penerima manfaat itu dinilai menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi tekanan harga kebutuhan pokok yang masih fluktuatif di pasaran.

‎Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Nyelong Inga Simon menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, GPM sangat membantu masyarakat kecil yang belakangan semakin terbebani akibat naiknya harga sejumlah bahan pokok. “Program seperti ini sangat membantu masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah. Saat harga bahan pokok cenderung naik, kehadiran pemerintah melalui GPM tentu memberikan dampak yang dirasakan langsung oleh warga,” ujarnya, Rabu(20/5).

‎Ia menjelaskan, kondisi ekonomi masyarakat saat ini masih membutuhkan perhatian serius dari pemerintah, terutama terkait pemenuhan kebutuhan dasar. Karena itu, keberadaan program pangan murah dinilai mampu menjadi solusi jangka pendek yang efektif untuk menjaga daya beli masyarakat tetap stabil, terutama menjelang momentum tertentu ketika harga pangan biasanya mengalami kenaikan.

‎Nyelong juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut jangan hanya dipandang sebagai agenda seremonial tahunan semata. Menurutnya, masyarakat membutuhkan program yang benar-benar berkelanjutan dan menyentuh hingga wilayah pelosok. “Harapan kita kegiatan seperti ini jangan hanya dilaksanakan pada momentum tertentu saja, tetapi bisa dilakukan secara berkelanjutan dan merata sampai ke kabupaten dan desa-desa,” katanya.

‎Selain itu, ia menilai sinergi antara pemerintah daerah, distributor hingga pelaku usaha harus terus diperkuat agar pasokan pangan tetap aman dan harga di pasar tetap terkendali. “Yang paling penting adalah masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya. Jangan sampai kebutuhan pokok sulit dijangkau karena harga yang terus naik. Pemerintah harus hadir menjaga keseimbangan itu,” tambah Nyelong.

‎Ia berharap GPM dapat terus diperluas cakupannya dan menjadi program rutin pemerintah daerah. Menurutnya, langkah tersebut penting agar masyarakat, terutama di wilayah pedalaman dan berpenghasilan rendah, tetap memiliki akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.(sep/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *