Pulang Pisau

P3AP2KB Pulpis Bahas Data Kependudukan

156
×

P3AP2KB Pulpis Bahas Data Kependudukan

Sebarkan artikel ini
FOTO BERSAMA : Kepala Bidang Dalduk dan KB, Sigit Purnomo, Camat Banama Tingang Yanoadi Setiawan melakukan sesi foto bersama usai kegiatan rapat koordinasi di aula Kantor Kecamatan Banama Tingang, pekan tadi. Foto: Ist

PULANG PISAU – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Pulang Pisau menggelar rapat koordinasi bersama mitra kerja terkait data kependudukan dan percepatan penurunan stunting di Kecamatan Banama Tingang, pekan lalu.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat sinergi lintas sektor guna meningkatkan kualitas data kependudukan sekaligus mendukung program percepatan penurunan angka stunting di wilayah Kabupaten Pulang Pisau, khususnya di Kecamatan Banama Tingang.
Rapat koordinasi itu dihadiri Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dalduk KB) Sigit Purnomo, Camat Banama Tingang Yanoadi Setiawan, para penyuluh KB, kader, serta tenaga kesehatan yang selama ini terlibat langsung dalam pelayanan dan pendampingan masyarakat.
Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Pulang Pisau dr. Pande Putu Gina melalui Kepala Bidang Dalduk KB Sigit Purnomo mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan untuk memperkuat koordinasi dan kerja sama antarinstansi maupun mitra kerja dalam mendukung program pembangunan keluarga dan kesehatan masyarakat.
Menurut Sigit, validitas data kependudukan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan program pemerintah, terutama yang berkaitan dengan percepatan penurunan stunting. Karena itu, pemutakhiran data keluarga berisiko stunting perlu dilakukan secara berkala agar program intervensi dapat berjalan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Rapat koordinasi lintas sektor ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan efektivitas program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan anak serta upaya penanganan stunting di masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, peran aktif penyuluh KB, kader, dan tenaga kesehatan sangat diperlukan dalam melakukan pendampingan kepada keluarga. Selain itu, edukasi mengenai pola hidup sehat, pemenuhan gizi seimbang, serta pentingnya perhatian terhadap tumbuh kembang anak juga harus terus ditingkatkan.
Menurutnya, keberhasilan program percepatan penurunan stunting tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh unsur, baik pemerintah, tenaga kesehatan, kader, maupun masyarakat.
Sementara itu, Camat Banama Tingang Yanoadi Setiawan mengapresiasi pelaksanaan rapat koordinasi tersebut sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung program pemerintah daerah, khususnya dalam menekan angka stunting di wilayah kecamatan.
Ia berharap melalui kegiatan tersebut, koordinasi antarinstansi dan mitra kerja dapat semakin kuat sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih efektif dan optimal.
“Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh pihak terus memperkuat kerja sama dan meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat demi terciptanya keluarga yang sehat dan sejahtera,” tutup Yanoadi. (ung/ifa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *