Kapuas

Harga Beras Lokal Naik, Persediaan Aman

151
×

Harga Beras Lokal Naik, Persediaan Aman

Sebarkan artikel ini
KEPALA BULOG : Akhmad Ronni kepala Bulog Kabupaten Kapuas. Alx

​Bulog : Masyarakat Kapuas Diimbau Jangan Panic Buying

KUALA KAPUAS – Pemimpin Cabang Pembantu (Puncab) Bulog Kapuas, Akhmad Ronni Anwar, memastikan bahwa ketersediaan komoditas pangan pokok di wilayah Kabupaten Kapuas berada dalam kondisi aman. Penegasan ini setelah ia bersama Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kapuas melakukan peninjauan lapangan di pasar tradisional Kapuas, belum lama ini.

Peninjauan ke pasar tradisional ini sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Kapuas bersama dinas instansi terkait untuk pengendalian  sekaligus sinkronisasi data inflasi.

Dalam inpeksi mendadak itu ditemukan ada sejumlah kenaikan barang seperti beras lokal, telor dan ayam potong. Namun kenaikanya masih batas kewajaran. Sementara stok stok barang sembako terutama beras dalam kondisi aman

Soal kenaikan beras lokal jenis siam, menurut  Akhmad Ronni diniali wajar dan lebih disebabkan secara siklus karena karakteristik masa tanamnya. Diakuinya bahwa kenaikan beras lokal ini menjadi penyumbang inflasi di Kabupaten Kapuas.

“Beras Siam mengalami kenaikan harga karena pola panennya yang hanya terjadi satu kali dalam setahun, yakni biasanya pada bulan Juli. Hal ini memengaruhi ketersediaan stok di pasar lokal,” kata Akhmad Ronni.

Berbanding terbalik dengan beras lokal, harga beras jenis pulen (Pangkuh) terpantau masih sangat stabil. Saat ini, harga di pasar berkisar antara Rp13.000 hingga Rp13.500 per kilogram. Ini artinya masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp14.000 per kilogram.

​Sebagai langkah konkret mengantisipasi lonjakan harga, Bulog terus menggencarkan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), khususnya untuk komoditas beras dan minyak goreng.

​Masyarakat dihimbau untuk tidak melakukan panic buying atau pembelian berlebih karena stok di gudang Bulog Kapuas saat ini sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi daerah.

“Stok beras kita mencapai 4.400 ton, itu sudah termasuk cadangan komersial. Minyak goreng juga tersedia 80 ribu liter dan gula pasir premium sebanyak 40 ton. Kami mengimbau masyarakat Kapuas tidak perlu panik menghadapi isu kekurangan pasokan,” tegasnya.

​Peninjauan pasar ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kapuas dan Bulog dalam menjaga daya beli masyarakat serta memastikan stabilitas ekonomi daerah tetap terjaga di tengah fluktuasi harga pasar.(Alx)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *