Seruyan

Untuk Mengembangkan Komoditas Unggulan Daerah

139
×

Untuk Mengembangkan Komoditas Unggulan Daerah

Sebarkan artikel ini
MENINJAU : Pj Sekda Seruyan Bahrun Abbas meninjau lokasi rencana pengembangan agroforestri nilam dan UMKM di Kecamatan Seruyan Tengah dan Seruyan Hulu, Rabu (15/4/2026). FOTO HUMAS UNTUK RADAR KALTENG

Pj Sekda Seruyan Meninjau Lokasi Agroforestri Nilam dan Produk UMKM

KUALA PEMBUANG – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan dr Bahrun Abbas meninjau lokasi rencana pengembangan agroforestri nilam serta produk lokal pertanian serta usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di wilayah Kecamatan Seruyan Hulu dan Kecamatan Seruyan Tengah, Rabu (15/4/2026) lalu.

Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama pihak Kaleka dan Gawi Bapakat dalam rangka survei lapangan untuk melihat langsung potensi pengembangan komoditas unggulan daerah berbasis kelestarian lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Pj Sekda Seruyan Bahrun Abbas mengapresiasi kunjungan dan inisiatif Kaleka serta Gawi Bapakat dalam meninjau lokasi yang direncanakan untuk membangun fasilitas pendukung pengembangan agroforestri nilam di Kecamatan Seruyan Hulu itu.

Menurut Bahrun, langkah ini merupakan peluang strategis untuk mendorong pengembangan komoditas unggulan daerah yang memiliki nilai ekonomi tinggi sekaligus sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam menjaga kelestarian hutan.

“Pengembangan agroforestri nilam ini sejalan dengan komitmen Bapak Bupati Seruyan dalam menjaga hutan yang tersisa melalui penerapan praktik pertanian berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, program Gawi Bapakat lahir sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam menjaga kawasan hutan yang masih tersisa, sekaligus menjadi sarana menyalurkan penghargaan kepada masyarakat yang turut menjaga kelestarian hutan.

Menurut dia, wilayah Tumbang Manjul merupakan salah satu benteng pertahanan hutan terakhir di Kabupaten Seruyan yang harus terus dijaga dan dilestarikan.

Pemerintah daerah pun melihat adanya potensi besar dalam pengembangan tanaman nilam skala industri kecil sebagai bentuk penghargaan sekaligus pemberdayaan masyarakat yang berperan dalam menjaga kawasan hutan tersebut.

Selain itu, rombongan juga meninjau produk lokal pertanian dan UMKM masyarakat di Desa Rantau Pulut, Kecamatan Seruyan Tengah, guna melihat potensi pengembangan ekonomi kerakyatan berbasis produk unggulan lokal.

Pemkab Seruyan berharap kolaborasi bersama seluruh pihak dapat berjalan dengan baik untuk mewujudkan produksi komoditas berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung pembangunan wilayah secara berkelanjutan.

“Semoga kegiatan ini membawa manfaat bagi pengembangan wilayah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Seruyan, khususnya di Kecamatan Seruyan Hulu,” harapnya. (yad/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *