Sementara itu, La Plantation menyebutkan bahwa jeruk purut merupakan sumber alami vitamin C yang cukup tinggi, yaitu sekitar 43 mg, yang berperan penting sebagai antioksidan kuat.
Vitamin C membantu melindungi sel dari stres oksidatif dan mendukung sistem pertahanan tubuh. Selain itu, daun jeruk juga mengandung beta-karoten yang merupakan prekursor vitamin A, nutrisi penting untuk menjaga fungsi kekebalan tubuh.
Secara tradisional, sari dan minyak esensial daun jeruk purut kerap digunakan untuk memberikan efek segar dan membantu menjaga vitalitas tubuh, meski penggunaannya tetap perlu dilakukan secara bijak.
2. Mendukung Kesehatan Pencernaan
Mengutip dari La Plantation, daun jeruk purut secara tradisional digunakan untuk membantu meredakan gangguan pencernaan ringan, seperti perut kembung atau rasa tidak nyaman di perut.
Kandungan minyak atsiri di dalamnya dipercaya dapat membantu merangsang sistem pencernaan dan memberikan efek menenangkan pada saluran cerna. Tak heran jika daun jeruk kerap digunakan dalam rebusan atau teh herbal tradisional.
3. Membantu Menjaga Kesehatan Kulit dan Rambut
Mengutip dari Alodokter, daun jeruk purut memiliki kandungan antioksidan yang bermanfaat untuk membantu melindungi kulit dari paparan radikal bebas yang dapat memicu penuaan dini, seperti flek hitam dan kerutan.
Dengan perlindungan yang baik, kulit dapat tetap tampak sehat dan terawat. Dalam pengobatan tradisional, daun jeruk purut juga sering dimanfaatkan sebagai bahan perawatan kulit, salah satunya dalam lulur Bali.
Bahan alami ini dipercaya membantu mengatasi berbagai masalah kulit, seperti kulit kering, kutil, hingga bekas jerawat.
Meski begitu, manfaat tersebut masih memerlukan penelitian lanjutan untuk memastikan efektivitasnya secara medis.
Tak hanya dari daunnya, La Plantation menyebutkan bahwa jeruk purut secara keseluruhan juga berperan dalam perawatan kulit.












