KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas mengikuti kegitan zoom meeting Rapat Koordinasi (Rakor) progress pelaksanaan program prioritas Presiden Indonesia. Rapat yang berlangsung di ruang rapat Kanrtor Bupati Kapuas dislenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) baru-baru ini.
Rakor diikuti Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Setda Kapuas, Vitrianson bersama sejumlah pejabat terkait dan staf lainya. Rapat ini membahas tentang kemajuan program prioritas Presiden Indonesia yang meliputi Program Makanan Bergizi Gratis, Program Pembangunan 3 Juta Rumah, Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), Program Koperasi Merah Putih, dan Sekolah Rakyat.
Asisten II Setda Kapuas, Vitrianson mengatakan bahwa dalam rakor bersama Mendagri meminta kepada para kepala daerah untuk secepatnya melaksanakan program prioritas Presiden Indonesia. “Tadi dari Mendagri yang disampaikan oleh bapak Sekretaris Jendral Kemendagri, Tomsi Tohir, ada berapa program unggulan yaitu makanan bergizi gratis, pembangunan 3 juta rumah PKG dan KMP, sekolah rakyat yang harus segera dijalankan,” katanya.
Dirinya juga menambahkan semua Pemerintah Daerah yang belum menjalankan program prioritas tersebut agar segera melaksanakan program di wilayah masing-masing. Pogram tersebut merupakan program prioritas Presiden, memiliki dampak hukum atau sanksi bagi kepala daerah yang tidak melaksanakannya.
“Kata mereka pemerintah daerah harus menjalankan program prioritas presiden. Karena akan berdampak hukum dan sangsi kepada daerah jika program ini tidak berjalan. program ini. Apalagi saat ini sudah Minggu ke-3, tinggal satu minggu lagi yang belum mengusulkan. Nanti masing-masing kepala daerah akan undang khusus untuk mempertanggungjawabkannya, menjelaskan kenapa tidak atau belum mengusulkan,”jelasnya.
Sementara itu, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa, Badan Pusat Statistik, Pudji Ismartini dalam peparannya menyampaikan bahwa pada momen hari raya Idul Adha tahun 2021-2023 secara umum terjadi inflasi. Akan tetapi, pada hari raya Idul Adha tahun 2024 terjadi deflasi.
Pudji Ismartini juga melanjutkan bahwa secara historis tahun 2021-2024, tingkat inflasi pada momen hari raya Idul Adha biasanya lebih rendah dibandingkan momen ramadhan dan hari raya Idul Fitri. Kecuali pada tahun 2022, tingkat inflasi momen hari raya Idul Adha lebih tinggi dibandingkan momen hari raya Idul Fitri.(Alx)












