Sementara itu, Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, menyebut beberapa hari ke depan akan menjadi fase krusial.
“Hari-hari mendatang akan sangat menentukan. Iran memahami itu,” ujarnya, seraya mengungkapkan dirinya baru saja mengunjungi pasukan AS di wilayah operasi.
Sebagai pengingat, konflik yang dimulai pada 28 Februari ini dipicu oleh operasi militer gabungan AS dan Israel terhadap Iran, yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Sejak itu, serangan balasan dari Iran meluas ke berbagai wilayah Timur Tengah, meningkatkan risiko eskalasi regional.
Dengan rencana penarikan pasukan AS yang kini di depan mata, dunia menanti apakah langkah ini akan meredakan konflik atau justru membuka babak baru ketegangan di kawasan yang sudah lama bergolak tersebut.
Editor: Kuswandi
Sumber : jawapos.com












