Utama

Distribusi MBG di Palangka Raya Dimulai Lagi 31 Maret

238
×

Distribusi MBG di Palangka Raya Dimulai Lagi 31 Maret

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI

PALANGKA RAYA – Program makan bergizi gratis (MBG) di Kota Palangka Raya dipastikan akan kembali berjalan setelah sempat dihentikan sementara selama libur Hari Raya Nyepi dan Hari Raya Idulfitri 2026. Program yang menyasar peserta didik ini dijadwalkan kembali disalurkan pada 31 Maret 2026, seiring dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Penghentian sementara program tersebut dilakukan mengikuti kalender akademik, di mana aktivitas sekolah turut diliburkan dalam rangka hari raya keagamaan. Selama periode tersebut, distribusi makanan bergizi kepada siswa tidak dilakukan karena tidak adanya kegiatan tatap muka di sekolah.

Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kota Palangka Raya Analistra Susedia Putri menegaskan, operasional program akan kembali dilaksanakan serentak di seluruh sekolah penerima manfaat. “Operasional kembali serentak mulai 31 Maret 2026,” kata Analistra, Rabu (25/3/2026).

Dia menjelaskan, penghentian program telah berlangsung sejak pertengahan Maret 2026, bertepatan dimulainya masa libur Nyepi dan Lebaran di berbagai satuan pendidikan. “Sejak sekolah mulai libur Lebaran, sekitar tanggal 17 atau 18 Maret, program juga ikut dihentikan sementara,” katanya.

Menurut Analistra, kebijakan ini diambil karena distribusi makanan memang disesuaikan kehadiran siswa di sekolah. Oleh karena itu, ketika kegiatan belajar mengajar tidak berlangsung, maka penyaluran MBG pun dihentikan. “Tidak ada rapelan atau penggantian untuk hari-hari yang terlewat selama libur. Program akan kembali berjalan normal sesuai mekanisme yang sudah ada,” tegasnya.

Dia memastikan, ketika program kembali dilaksanakan, mekanisme penyaluran akan tetap mengikuti pola sebelumnya. Yakni makanan bergizi disalurkan langsung kepada siswa di sekolah sesuai daftar penerima.

Program MBG merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan asupan gizi anak usia sekolah, sekaligus mendukung tumbuh kembang serta konsentrasi belajar siswa. Di Kota Palangka Raya, program ini telah menjangkau berbagai jenjang pendidikan dengan sasaran utama siswa yang membutuhkan asupan gizi tambahan. “Harapannya tentu program ini bisa terus berjalan dengan baik dan memberi manfaat maksimal bagi anak-anak kita,” harap Analistra. (ifa/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *