Kalimantan TengahUtama

Pecah Kaca Mobil Marak Jelang Lebaran, Dishub Palangka Raya Perketat Pengawasan

194
×

Pecah Kaca Mobil Marak Jelang Lebaran, Dishub Palangka Raya Perketat Pengawasan

Sebarkan artikel ini
Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya, Hadi Suwandoyo.

PALANGKA RAYA – Menjelang Hari Raya Idulfitri, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Palangka Raya mendapat sorotan setelah maraknya kasus pencurian dengan modus pecah kaca mobil di sejumlah titik strategis kota.

Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya, Hadi Suwandoyo, mengaku prihatin atas peristiwa tindak kejahatan yang terjadi di kawasan Jalan Brigjen Katamso dan Jalan DI Panjaitan. Diketahui sedikitnya tiga kejadian pecah kaca mobil dilaporkan terjadi di area tersebut, dua di antaranya terjadi dalam waktu berdekatan.

Sempat menjadi perhatian, aksi pelaku berlangsung di kawasan yang seharusnya relatif steril, yakni di samping Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Tengah. Kondisi tersebut dinilai menimbulkan kekhawatiran masyarakat, terutama menjelang meningkatnya aktivitas warga pada momentum Idulfitri.

“Kami prihatin dengan kondisi kamtibmas menjelang Idulfitri, khususnya dengan maraknya kasus pecah kaca mobil. Karena itu kami sudah melakukan rapat internal serta berkoordinasi dengan Satpol PP dan pihak kepolisian,” ucap Hadi, ketika dihampiri di sela kesibukan, Senin (16/3/2026).

Koordinasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan pengamanan aktivitas masyarakat, termasuk pengawasan lalu lintas dan kawasan ibadah saat pelaksanaan Shalat Id. Dishub menilai pengaturan lalu lintas juga berkaitan dengan upaya menjaga keamanan di titik-titik keramaian.

Salah satu fokus pengawasan berada di kawasan Masjid Kubah Kecubung yang diperkirakan menjadi pusat kegiatan Shalat Id. Di lokasi tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan balai untuk mengatur lampu lalu lintas menjadi kuning mulai pukul 05.00 hingga 10.00 WIB setelah pelaksanaan Shalat Id.

Selain itu, petugas juga akan memasang barier jalan untuk mengatur arus kendaraan sekaligus mencegah potensi kemacetan. Pengawasan mencakup potensi gangguan lain, seperti penumpukan sampah, kerawanan kamtibmas, serta potensi tindak kejahatan.

“Kami juga berkoordinasi dengan pihak terkait, agar tidak terjadi kemacetan, dampak sampah, termasuk kamtibmas yang akhir-akhir ini kaitannya dengan pelaku kejahatan,” tambahnya.

Dishub Palangka Raya turut menyiagakan sekitar 50 personel yang ditempatkan di lima posko pengamanan, yakni di Bundaran Besar, Duta Mall, Jalan Mahir Mahar, Bandara Tjilik Riwut, serta Jalan Tjilik Riwut di atas km 12.

Pihaknya berharap kasus pecah kaca mobil tidak kembali terjadi dan aparat kepolisian dapat segera mengungkap pelaku agar memberikan efek jera, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas menjelang Idulfitri dengan rasa aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *