PeristiwaUtama

Ibu dan Anak Hilang Kendali Ketika Mendahului di Km 18 Tjilik Riwut, Ibu Terpental Lalu Dihantam Mobil dari Arah Berlawanan

965
×

Ibu dan Anak Hilang Kendali Ketika Mendahului di Km 18 Tjilik Riwut, Ibu Terpental Lalu Dihantam Mobil dari Arah Berlawanan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi : Ibu dan Anak Hilang Kendali Ketika Mendahului di Km 18 Tjilik Riwut, Ibu Terpental Lalu Dihantam Mobil dari Arah Berlawanan.

PALANGKA RAYA – Kecelakaan lalu lintas ganda terjadi di Jalan Tjilik Riwut Km 18, tepat di depan Yayasan Galilea, Kelurahan Marang, Kecamatan Bukit Batu, Senin (16/3/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Insiden ini melibatkan sepeda motor dan mobil, dipicu manuver menyalip yang berujung fatal.

Berdasarkan hasil investigasi awal, kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Beat 110 warna silver bernopol KH 4402 YS yang dikendarai Dani Maulana, berboncengan dengan Masniah, melaju dari arah Tangkiling menuju Bundaran Besar.

Saat tiba di lokasi kejadian, pengendara motor diduga mencoba menyalip dengan mengambil jalur berlawanan. Namun nahas, dari arah depan muncul sebuah mobil pick up yang membuat pengendara terkejut dan melakukan pengereman mendadak.

Akibatnya, sepeda motor kehilangan kendali. Dani terjatuh di lajurnya sendiri, sementara penumpang, Masniah, terpental dan terseret hingga masuk ke jalur berlawanan.

Di saat bersamaan, sebuah mobil Toyota Kijang Innova hitam bernopol DA 1835 CE yang dikemudikan Moch Royani melaju dari arah berlawanan. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan tak terhindarkan. Mobil tersebut menghantam tubuh penumpang yang berada di jalurnya.

Akibat kejadian ini, mobil mengalami kerusakan materiil. Sementara itu, Dani Maulana dan Masniah dilaporkan mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

Pihak kepolisian yang menerima laporan masyarakat langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan. Sejumlah langkah telah dilakukan, mulai dari mengamankan barang bukti, mencatat keterangan saksi, hingga olah tempat kejadian perkara (TKP) dan dokumentasi.

Kasus kecelakaan ini masih dalam penanganan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti serta potensi kelalaian dalam peristiwa tersebut. (rdo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *