PeristiwaUtama

Selisih 3 Jam, Dua Kebakaran Terjadi di Palangka Raya

435
×

Selisih 3 Jam, Dua Kebakaran Terjadi di Palangka Raya

Sebarkan artikel ini
KEBAKARAN : Petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api yang melahap puluhan rumah warga di Gang Suka Maju II, Jalan Murjani, Kelurahan Pahandut, Kota Palangka Raya, Selasa malam (10/3/2026). FOTO WARGA UNTUK RADAR KALTENG

PALANGKA RAYA – Dalam rentang waktu kurang lebih 3 jam, dua kebakaran melanda Kota Palangka Raya, Selasa (10/3/2026). Mulai dari rumah panggung di kawasan Pahandut Seberang hingga permukiman padat di Jalan Murjani, api melalap belasan bangunan dan menyisakan kepanikan warga menjelang waktu berbuka puasa.

Kebakaran pertama terjadi sekitar pukul 14.50 WIB di Pahandut Seberang. Api melahap satu rumah kayu panggung yang saat kejadian dalam keadaan kosong karena pemiliknya sedang berbelanja ke Pasar Seberang Pahandut atau Pasar Blauran Pahandut Induk.

Warga sekitar menyebutkan, api pertama kali terlihat dari teras depan rumah. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan menghanguskan hampir seluruh bangunan yang mayoritas terbuat dari kayu itu.

Kepulan asap hitam pekat terlihat jelas dari kejauhan karena lokasi rumah berada di tepi Sungai Kahayan. “Beruntung jarak antarrumah di sekitar lokasi berjauhan sehingga api tidak sempat merembet ke bangunan lainnya,” kata Koordinator Tim Pemadam Kebakaran Sucipto.

Proses pemadaman sempat terkendala karena akses menuju lokasi hanya melalui titian jalan kayu yang sempit. Petugas bersama warga bergotong royong menggotong mesin pemadam menuju titik api sebelum akhirnya kobaran api berhasil dijinakkan sekitar satu jam kemudian.

Belum reda kejadian tersebut, kebakaran kembali terjadi saat berbuka puasa sekitar pukul 18.19 WIB di kawasan padat penduduk Gang Suka Maju II, Jalan Murjani, Kelurahan Pahandut. Kobaran api dengan cepat membesar dan melahap sejumlah rumah warga.

Bangunan rumah yang mayoritas berbahan kayu serta jarak antarbangunan yang sangat rapat membuat api dengan mudah menjalar. Data sementara, kurang lebih belasan rumah di RT 03 dan RT 04 dilaporkan hangus terbakar, dengan jumlah 25 kepala keluarga terdampak. Kerugian ditaksirkan kurang lebih Rp 1,5 miliar.

Lurah Pahandut Ahmad Reza yang berada di lokasi kejadian mengatakan, pihaknya masih mendata jumlah pasti kepala keluarga yang terdampak. Dalam peristiwa tersebut seorang warga juga sempat ditandu petugas medis karena sesak napas. Sementara para korban lainnya hanya mampu menyelamatkan diri saat api dengan cepat melahap permukiman mereka.

Keterangan salah satu warga, api berasal dari salah satu rumah warga. Dia mengaku tidak sempat menyelamatkan barang-barang karena api dengan cepat membesar. “Rumah saya habis, tidak sempat diselamatkan. Hanya baju di badan saja yang tersisa. Api begitu cepat membesar sekitar pukul 18.00, saat orang-orang sudah mau berbuka puasa,” ungkap Adzah Aliyah dengan nada sendu.

Plt Kepala Disdamkarmat Kota Palangka Raya Urianinu Napulangit yang berada di lokasi menjelaskan, pihaknya segera menindaklanjuti laporan kejadian yang diterima melalui call center 112. Disdamkarmat Kota Palangka Raya bersama relawan, BPBD dan Dinas Kehutanan dikerahkan untuk membantu pemadaman.

Penyebab pasti belum diketahui. “Mungkin kecerobohan di dapur, mungkin juga korsleting listrik. Sementara ini perkiraan kita di atas 10 rumah mungkin ada,” ucapnya.  (ter/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *