Hukum KriminalUtama

Uang Tunai dan Perhiasan Raib, Tas Berisi Surat-Surat Berharga Digondol Maling

444
×

Uang Tunai dan Perhiasan Raib, Tas Berisi Surat-Surat Berharga Digondol Maling

Sebarkan artikel ini
Uang Tunai dan Perhiasan Raib, Tas Berisi Surat-Surat Berharga Digondol Maling.

PALANGKA RAYA – Sebuah aksi pencurian terjadi di warung sembako 24 jam di pinggir Jalan G Obos Induk. Kejadian tersebut berlangsung saat pemilik warung, Ibu Sudarsih (48), tertidur usai sahur, Jumat (20/2/2026) dini hari sekitar pukul 04:46 WIB. Dalam rentang waktu singkat ketika korban terlelap di dalam warung, pelaku masuk tanpa paksaan dan membawa kabur perhiasan emas lebih dari 80 gram serta uang tunai dari atas meja laci penyimpanan.

Kronologi bermula ketika korban berjaga sendirian melayani pembeli air, hingga tabung elpiji secara berturut-turut. Setelah sahur dan sempat ke kamar mandi, korban berbaring di atas tilam sambil menonton siaran di ponsel dengan volume tinggi. Pada momen itulah, diduga pelaku memanfaatkan kondisi warung yang tak terawasi.

Rekaman CCTV memperlihatkan seorang pria masuk dengan percaya diri, mengambil tas yang berisi perhiasan emas kurang lebih 80gr, uang tunai Rp30 juta, serta surat-surat penting seperti 2 STNK, SIM, surat-surat kepemilikan perhiasan dan kwitansi kredit rumah, yang diletakkan di dekat kepala korban, lalu menuju laci penyimpanan untuk mengambil uang tunai penjualan sebesar Rp6 juta. Seluruh aksi berlangsung tenang tanpa membangunkan korban.

Peristiwa baru terungkap ketika seorang pembeli datang dan korban hendak menyimpan uang pembayaran. Laci yang biasanya berisi tumpukan uang ditemukan kosong, disusul hilangnya tas berisi perhiasan.

“Uang yang sudah diikat rapi diatas laci tidak ada. Saya cek tas di atas kasur juga sudah hilang. Saya langsung istighfar dan telepon anak saya untuk segera pulang,” ungkap Sudarsih, saat dimintai keterangan, Selasa (24/2/2026).

Korban segera menghubungi keluarga, sementara kasus kini sudah dilaporkan kepada Polsek Pahandut dengan barang bukti rekaman CCTV dari lokasi kejadian di warung korban.

Sudarsih berharap agar pelaku dapat segera tertangkap dan diberikan hukuman berat. (ter)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *