“Saya menyampaikan pemikiran supaya Alfamart dan Indomaret cukup sampai kabupaten dan kecamatan saja. Biarlah rantai pasok kebutuhan pokok masyarakat desa dan dusun memberi kesempatan kepada pedagang sembako serta BUMDes atau koperasi desa,” ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, menyatakan bahwa jika Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih telah berjalan optimal, maka penyebaran minimarket di desa sebaiknya dihentikan.
“Saya setuju sekali di forum terhormat ini, kalau Kopdes itu sudah berjalan, sejatinya Alfamart dan Indomaret setop,” ungkap Yandri dalam rapat bersama Komisi V DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (12/2).
Ia menilai, pemerintah harus berpihak pada masyarakat desa dan memastikan Kopdes Merah Putih tidak tergerus oleh dominasi ritel modern.
Pernyataan senada disampaikan Menteri Koperasi, Ferry Juliantono. Ia mengimbau agar pengelola ritel modern tidak lagi menambah gerai baru di wilayah pedesaan guna memperkuat peran koperasi desa sebagai pusat aktivitas ekonomi lokal.
“Stop bikin retail modern di desa, biarkan di desa itu koperasi desa yang menjual kebutuhan masyarakat,” pungkas Ferry.
Editor: Bintang Pradewo
Sumber : jawapos.com












