Kotawaringin Barat

DLH Kobar Rencanakan Tambah RBRA Berstandar Nasional

61
×

DLH Kobar Rencanakan Tambah RBRA Berstandar Nasional

Sebarkan artikel ini
DLH Kobar
Plt Kepala DLH Kobar, Syahyani didampingi Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Keanekaragaman Hayati meninjau lokasi rencana RBRA di area Pangkalan Bun Park, baru-baru ini. Foto: IST

PANGKALAN BUN – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) memastikan, rencana penambahan Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) di kawasan Taman Kota Pangkalan Bun (Pangkalan Bun Park).

Rencana ini menjadi perhatian pihaknya sebagai upaya dalam memenuhi hak anak sekaligus mendukung terwujudnya Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA).

Dalam pelaksanaannya nanti, DLH Kobar tidak berjalan sendiri, dimana turut berkolaborasi dengan Dinas P3AP2KB maupun perangkat daerah terkait.

Plt Kepala DLH Kobar, Syahyani mengatakan, pentingnya kolaborasi ini guna memastikan Pangkalan Bun Park sesuai standar sertifikasi RBRA dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA). 

“Kami bersama-sama akan melalukan pemeliharaan dan optimalisasi Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Pangkalan Bun Park, agar menjadi ruang publik yang aman, nyaman, edukatif, ramah lingkungan dan inklusif bagi anak-anak hingga peningkatan kualitas hidup warga secara berkelanjutan,” ujarnya.

Dirinya mengutarakan, RBRA tidak sekadar tempat bermain bagi anak, tetapi turut menjadi media pembelajaran alam terbuka yang mengenalkan dan menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini. Di samping itu, DLH pun memfokuskan aspek keselamatan dan kenyamanan kawasan.

“DLH siap melalukan perapian pohon-pohon yang ada, termasuk menebang pohon mati atau berpotensi membahayakan keselamatan maupun peremajaan dengan penanaman pohon baru,” ungkapnya.

Selain itu, DLH mendukung pemberian label nama Latin pohon, pemasangan papan imbauan lingkungan, edukasi pengelolaan sampah dan penempatan tempat sampah terpilah.

“Diharapkan, selain bermain dan menikmati fasilitas, anak-anak yang datang juga memperoleh edukasi lingkungan dan keanekaragaman hayati,” tambah Syahyani. (fit/abe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *