Utama

Polda Kalteng Melibatkan 488 Personel

296
×

Polda Kalteng Melibatkan 488 Personel

Sebarkan artikel ini
OPERASI TELABANG : Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah menggelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Telabang 2026 di Halaman Mapolda Kalteng, Senin (2/2/2026).FOTO HUMAS UNTUK RADAR KALTENG

Dalam Operasi Keselamatan Telabang 2026 Selama 14 Hari

PALANGKA RAYA – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Operasi Keselamatan Telabang 2026 selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Sebanyak 488 personel gabungan dari Polda Kalteng beserta jajaran polresta dan polres dikerahkan.

Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan melalui Wakapolda Brigjen Pol Yosi Muhamartha menegaskan, operasi kali ini mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif, guna menekan angka kecelakaan lalu lintas sekaligus meningkatkan kedisiplinan pengguna jalan.

“Penegakan hukum tetap dilakukan secara humanis untuk meningkatkan simpati dan kepercayaan publik terhadap kepolisian,” ucapnya, Senin (2/2/2026).

Berdasarkan data Direktorat Lalu Lintas Polda Kalteng, sepanjang Januari 2026 telah tercatat 79 kecelakaan lalu lintas. Dari jumlah tersebut, 86 orang mengalami luka ringan, 16 luka berat, dan 19 meninggal dunia. Angka tersebut menunjukkan peningkatan dibanding periode yang sama tahun 2025 yang tercatat 77 kejadian dengan korban 100 luka ringan, 4 luka berat, dan 19 meninggal dunia. Terjadi kenaikan 3 kejadian atau sekitar 2,6 persen. “Ini menandakan kesadaran berlalu lintas masyarakat Kalteng masih perlu ditingkatkan,” tegas wakapolda.

Dalam operasi kali ini, Polda Kalteng menerapkan tujuh strategi utama. Pertama, pemetaan lokasi rawan kemacetan, pelanggaran, dan kecelakaan. Kedua, pembinaan melalui sosialisasi menggunakan spanduk, banner, serta media cetak, elektronik, dan sosial media. Ketiga, edukasi berkelanjutan untuk membangun kesadaran tertib berlalu lintas. Keempat, penegakan hukum melalui tilang elektronik statis dan mobile dengan pendekatan humanis dan persuasif.

Kelima, pelaksanaan operasi secara profesional tanpa menimbulkan keluhan masyarakat. Keenam, menghindari tindakan kontraproduktif yang dapat merusak citra Polri. Ketujuh, memastikan pelaksanaan operasi yang aman dan bermanfaat bagi masyarakat.

Operasi Telabang 2026 juga menjadi langkah antisipasi menyambut bulan Ramadan dan Idulfitri tahun 2026. Peningkatan mobilitas dan volume kendaraan diprediksi terjadi secara signifikan, khususnya saat arus mudik dan balik lebaran.

Polda Kalteng berharap, pemahaman dan kepatuhan masyarakat terhadap tata tertib berlalu lintas menjadi kunci meminimalkan potensi kecelakaan dan kemacetan. Melalui Operasi Keselamatan Telabang 2026, kepolisian berupaya mempertahankan situasi keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang kondusif di wilayah Kalteng. (ter/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *