Utama

Harga Emas Naik, Masyarakat Membeli daripada Menjual

420
×

Harga Emas Naik, Masyarakat Membeli daripada Menjual

Sebarkan artikel ini
EMAS : Etalase berisi emas saat dipajang di Kantor Cabang Pegadaian Palangka Raya, beberapa waktu lalu.HARDI SARJITO/RADAR KALTENG

PALANGKA RAYA – Harga emas mengalami kenaikan yang sangat tajam. Anehnya di balik kenaikan harga emas tersebut masyarakat Kota Palangka Raya malah lebih memilih membeli daripada menjual.

Harga emas yang saat ini lagi menonjol kenaikannya yaitu emas antam, yang saat ini harga jual untuk satu gram saja sudah menyentuh angka Rp 3.069.000 dan untuk harga buyback mencapai Rp 2.654.000.

Kepala Cabang Pegadaian Palangka Raya Hermin Pongtuluran menjelaskan, kenaikan harga emas ini dipicu oleh situasi ekonomi global saat ini yang tidak menentu dan kebijakan luar negeri menaikan harga pajak.

“Selain itu kenaikan harga (emas) ini juga dipicu penyebab lain, seperti situasi ekonomi yang masih belum pulih dan kondisi politik,” katanya saat ditemui di Kantor Cabang Pegadaian Palangka Raya, Kamis (22/1/2026).

Selain itu, Hermin menjelaskan, kenaikan harga emas ini sudah dimulai dari Oktober 2025 sampai Januari 2026 dengan kenaikan yang drastis. “Saat ini masyarakat sangat fomo dengan membeli emas saat naik. Sehingga saat ini kami sangat kewalahan, sampai-sampai stok kami hampir kosong,” jelasnya.

Dia menambahkan, dalam sekitar satu bulan ini Pegadaian Palangka Raya sudah menjual emas secara angsuran sekitar enam kilogram lebih dan di galery sekitar lima kilogram lebih. “Tren orang Indonesia itu, saat harga emas turun mereka tidak membeli sampai harga turun lagi. Tetapi di saat lagi naik, mereka panik dan berbondong-bondong untuk membeli,” ungkapnya.

Dijelaskannya, masyarakat yang menjual emas di Pegadaian Palangka Raya itu sangat sedikit dibandingkan yang beli.

Untuk daftar emas yang mengalami kenaikan di situs galeri24.co.id pada Kamis (22/1/2026) seperti emas antam, yang saat ini harga jualnya untuk satu gram saja sudah menyentuh Rp 3.069.000, dan untuk harga buyback mencapai Rp 2.654.000. Harga dinar untuk 1,06 gram dijual Rp 2.915.000 dan untuk harga buyback Rp 2.813.000.

Untuk harga UBS satu gram mencapai Rp 2.870.000 dan harga buyback Rp 2.654.000. Untuk harga lotus archi satu gramnya mencapai Rp 2.884.000 dan harga buyback Rp 2.654.000.

Sementara itu, Tajudin, Karyawan Toko Mas Satria di Pasar Besar Palangka Raya menjelaskan, harga emas di tokonya mengalami kenaikan seperti emas 99 untuk saat ini satu gram mencapai Rp 2.700.000, harga sebelumnya Rp 2.200.000 sampai Rp 2.300.000 untuk satu gram.

Sedangkan emas OSA untuk harga satu gram saat ini Rp 2.650.000, harga sebelumnya untuk satu gram Rp 2.100.000 sampai Rp 2.200.000. “Untuk penjualan emas khususnya di Toko Mas Satria masyarakat lebih milih beli daripada menjual emasnya. Padahal harga emas saat ini sedang naik,” ujarnya.

Sementara Ahyat, Karyawan Toko Mas Hasanah di Pasar Besar Palangka Raya menyampaikan, emas 700 untuk satu gramnya Rp 2000.000. Harga sebelumnya Rp 1.800.000 per gram. (rdi/ens)

Harga beli per gram:

1. Emas Antam = Rp3.168.000

2. Emas Dinar = Rp3.002.000

3. Emas UBS = Rp2.956.000

4. Emas Lotus Archi = Rp2.884.000

5. Emas 999 = Rp2.700.000

6. Emas USA = Rp2.650.000

7. Emas 700 = Rp2.000.000

Harga jual per gram :

 1. Emas Antam = Rp2.730.000

2. Emas Dinar = Rp2.894.000.

3. Emas UBS = Rp2.730.000

4. Emas Lotus Archi =  Rp2.730.000

Sumber : Galeri24 & Pegadaian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *