Isen MulangKalimantan Tengah

Ketua TP PKK Tutup Lomba Masak Serba Ikan 2025

234
×

Ketua TP PKK Tutup Lomba Masak Serba Ikan 2025

Sebarkan artikel ini
SAMBUTAN: Ketua TP-PKK Provinsi Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar Sabran saat menutup Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Provinsi Kalteng Tahun 2025, Rabu (19/11/2025). Foto: IST

PALANGKA RAYA – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Aisyah Thisia Agustiar Sabran, secara resmi menutup Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Provinsi Kalteng Tahun 2025, Rabu (19/11/2025).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian Peringatan Hari Ikan Nasional yang bertujuan memperkuat Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN).

Dalam sambutannya, Aisyah mengajak seluruh anggota TP-PKK, para kader, serta masyarakat luas untuk terus mempromosikan konsumsi ikan dalam kehidupan sehari-hari. 

Dia menekankan bahwa Kalteng memiliki potensi perikanan yang sangat melimpah, baik dari sungai, danau, rawa maupun dari hasil budidaya masyarakat.

“Potensi ini harus dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung ketahanan gizi keluarga,” tegasnya.

Menurutnya, stunting merupakan kondisi yang terjadi akibat kekurangan gizi jangka panjang. Salah satu langkah penting dalam pencegahannya adalah pemenuhan asupan protein hewani, terutama yang bersumber dari ikan.

“Salah satu program prioritas nasional yang juga menjadi komitmen Pemerintah Provinsi Kalteng melalui visi dan misi Bapak Gubernur, Agustiar Sabran dan TP-PKK adalah percepatan penurutan stunting,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Aisyah kembali menegaskan, komitmen TP-PKK Provinsi Kalteng dalam meningkatkan edukasi gizi masyarakat, memperkuat program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT), mendorong pemanfaatan pekarangan melalui budidaya ikan dan tanaman keluarga, hingga menggerakkan kreativitas para ibu agar mampu mengolah menu ikan yang variatif dan sesuai selera anak. 

Selain itu, TP-PKK juga terus memperluas kolaborasi bersama pemerintah serta mitra pembangunan untuk mendorong percepatan penurunan stunting di daerah. (ifa/abe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *