Isen MulangKalimantan Tengah

Rusia Tawarkan Program Beasiswa 50 Pelajar bagi Kalteng

273
×

Rusia Tawarkan Program Beasiswa 50 Pelajar bagi Kalteng

Sebarkan artikel ini
Rusia Tawarkan
Plt Kadisdik Kalteng, Muhammad Reza Prabowo (kiri) foto bersama dengan Federasi Duta Rusia, Senin (6/10/2025). Foto: IST

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) menegaskan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia (SDM) unggul sebagai fondasi pembangunan daerah.

Hal itu tercermin dari respons positif atas tawaran kerja sama pendidikan dari Federasi Rusia yang dibawa langsung oleh Duta Besar Rusia dalam kunjungannya ke Palangka Raya.

Pertemuan yang berlangsung pada Senin (6/10/2025) ini, tak hanya menjadi ajang silaturahmi diplomatik, namun juga simbol keseriusan Kalteng dalam menjadikan pendidikan luar negeri sebagai instrumen strategis, membangun daya saing daerah di tingkat global.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng, Reza Prabowo menilai kerja sama ini sebagai terobosan penting untuk mempercepat akselerasi kualitas SDM daerah.

Ia menekankan, bahwa pemerintah tidak hanya melihat program ini sebagai kesempatan belajar di luar negeri, melainkan sebagai bagian dari strategi besar pembangunan manusia Kalteng.

“Ini adalah langkah nyata untuk membuka cakrawala generasi muda kita, sekaligus mempersiapkan mereka menjadi pemimpin masa depan yang memiliki wawasan internasional,” ujar Reza.

Dari pertemuan tersebut, Rusia menawarkan program beasiswa bagi 50 siswa-siswi terbaik dari Kalteng untuk menempuh pendidikan di berbagai institusi pendidikan tinggi di negaranya.

Pemerintah Provinsi Kalteng menyatakan, akan aktif memfasilitasi proses seleksi hingga pembekalan bagi peserta yang lolos.

Lebih jauh, Reza menekankan, pentingnya diplomasi pendidikan sebagai salah satu jembatan kerja sama antardaerah dan antarbangsa.

Ia menyebut, bahwa investasi pada generasi muda tidak hanya akan berdampak pada sektor pendidikan, tetapi juga berpotensi membuka ruang kolaborasi lintas bidang seperti teknologi, riset dan kebudayaan.

“Para peserta yang belajar di Rusia nantinya diharapkan tidak hanya membawa ilmu pulang ke tanah air, tetapi juga jejaring internasional dan pemahaman lintas budaya yang bermanfaat bagi pembangunan Kalteng,” pungkasnya. (ifa/abe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *