PALANGKA RAYA – Pemangkasana anggaran dari pemerintah pusat menjadi penghambat sejumlah usulan dari desa di Kabupaten Katingan belum bisa diperjuangkan kalangan DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng).
Anggota DPRD Kalteng Dapil I, Agie menyebut kondisi fiskal daerah memengaruhi rencana pelaksanaan sejumlah pekerjaan yang sebelumnya telah masuk dalam usulan pembangunan.
Agie menjelaskan, beberapa kebutuhan masyarakat, seperti penimbunan jalan, penerangan, dan sarana pendukung kegiatan perikanan, telah disampaikan kepada pemerintah melalui jalur pengusulan. Meski usulan sudah masuk , namun tidak serta-merta menjamin pekerjaan dapat dilaksanakan sesuai jadwal.
Ia mencontohkan, penanganan jalan di Desa Karuing dan Desa Tumbang Pagat serta kebutuhan penerangan telah masuk dalam usulan yang diperjuangkannya. Sementara itu, alat produksi perikanan juga disebut telah mendapat tindak lanjut dalam pembahasan aspirasi masyarakat.
“Sebenarnya untuk jalan kayak Desa Karuing itu sudah masuk di pemerintah provinsi. Untuk timbunan jalan Desa Tumbang Pagat itu juga sudah masuk ya. Sarana lampu, masuk. Tapi karena terkendala pemangkasan, usulan itu belum terealisasi,” kata Agie, Jumat (9/10).
Agie mengungkapkan adanya tekanan terhadap anggaran yang berdampak pada kemampuan pelaksanaan program. Agie menyinggung pengurangan dana yang diterima daerah sebagai salah satu kendala yang perlu diperhitungkan dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.
“Sebagai contoh kalau dulu kita punya anggaran Rp3 miliar sekarang jadi Rp300 juta, jadi jauh sekali pemangkasan yang dialami oleh pemerintah provinsi,” ujarnya
Menurut Agie, kondisi tersebut membuat sejumlah usulan yang sudah disampaikan belum dapat direalisasikan sesuai harapan. Karena itu, ia meminta masyarakat memahami bahwa proses pengusulan perlu diikuti dengan kepastian ketersediaan anggaran dan tahapan pelaksanaan.
Agie menegaskan, aspirasi masyarakat tetap akan dibawa dalam koordinasi dan perencanaan pembangunan berikutnya. Ia berharap dukungan anggaran dari pemerintah kabupaten, provinsi, maupun pusat dapat membantu merealisasikan kebutuhan yang belum tertangani.(sep/*)












