PALANGKA RAYA – APBD Perubahan Pemprov Kalteng tahun 2026 mengalokasikan belanja daerah sebesar Rp5,581 triliun lebih untuk membiayai 222 program, 670 kegiatan dan 2.140 subkegiatan.
Jumlah tersebut menjadi bagian dari hasil pembahasan antara Badan Anggaran DPRD Kalteng dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sebelum Raperda Perubahan APBD 2026 disepakati.
Juru Bicara Banggar DPRD Kalteng, Bryan Iskandar mengatakan pembahasan dilakukan melalui sejumlah tahapan, mulai dari penyampaian nota keuangan oleh gubernur, pemandangan umum fraksi, jawaban gubernur hingga pembahasan bersama antara Banggar dan TAPD.
“Kita telah melakukan berbagai tahapan dalam APBD perubahan Kalteng 2026,” katanya, Selasa (29/9).
Dari proses tersebut, disepakati pagu belanja daerah Rp5,581 triliun lebih. Anggaran itu mencakup 222 program, 670 kegiatan dan 2.140 subkegiatan. Angka tersebut juga dikonfirmasi dalam pemberitaan mengenai kesepakatan APBD Perubahan 2026.
Bryan menegaskan pembahasan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan program, kemampuan fiskal serta kerangka pendanaan daerah.
“Adanya SiLPA tahun sebelumnya yang mempengaruhi kapasitas fiskal daerah dan selanjutnya berdampak terhadap perubahan proyeksi belanja daerah dalam rancangan kerangka pendanaan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026,” jelasnya.
Dengan telah disepakatinya struktur anggaran tersebut, pelaksanaan program dan kegiatan menjadi tahap berikutnya yang harus dikawal agar anggaran dapat direalisasikan sesuai perencanaan dan kebutuhan daerah.(sep/*)












