Katingan

Gubernur Salurkan Bantuan Pangan Terdampak Karhutla

27
×

Gubernur Salurkan Bantuan Pangan Terdampak Karhutla

Sebarkan artikel ini
SALURKAN BANTUAN : Gubernur Kalteng Agustiar Sabran saat menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat terdampak karhutla di Masjid Al-Muhajirin Kereng Pangi, Kabupaten Katingan, Kamis (1/10/2026). FOTO DISKOMINFOSTANDI UNTUK RADAR KALTENG

KASONGAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Katingan. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah H Agustiar Sabran kepada masyarakat di Masjid Al-Muhajirin Kereng Pangi, Kamis (1/10/2026) lalu.
Saat ku njungan ke Katingan untuk menyerahkan bantuan tersebut, gubernur didampingi Sekretaris Daerah Kalteng Linae Victoria Aden, dan diterima Wakil Bupati (Wabup) Katingan Firdaus ST bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah provinsi dan kabupaten, serta pemerintah desa dan masyarakat di wilayah Kereng Pangi dan sekitarnya.
Dalam sambutannya, Wabup Katingan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat Katingan yang terdampak karhutla. “Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Katingan, kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada bapak gubernur beserta jajaran atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Katingan,” ujar Firdaus.
Menurut dia, bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang menghadapi dampak karhutla, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar di tengah kondisi lingkungan yang terdampak asap. “Diharapkan, bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta menjadi bagian dari upaya bersama dalam meringankan beban warga selama menghadapi kondisi karhutla,” tuturnya.
Gubernur Agustiar Sbaran dalam arahannya menekankan pentingnya keberpihakan pemerintah kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan, terutama warga yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan dasar.
Dia juga mengingatkan jajaran pemerintah di tingkat desa, agar melakukan pendataan secara cermat dan terus memperbarui data penerima bantuan. “Perubahan kondisi masyarakat perlu menjadi perhatian agar bantuan tidak berhenti pada data administratif, tetapi benar-benar diterima oleh warga yang memenuhi kriteria,” katanya.
Agustiar juga meminta, agar proses verifikasi dilakukan secara objektif dan tidak membedakan masyarakat berdasarkan latar belakang maupun perbedaan lainnya. “Data penerima harus mengacu pada kondisi sosial ekonomi dan ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.
Dalam dialog dengan masyarakat dan pemerintah desa, Gubernur juga menyoroti pentingnya pemutakhiran data penerima bantuan. Ia meminta pemerintah desa dan relawan bekerja bersama memastikan tidak terjadi penerima ganda, data warga yang sudah pindah, maupun warga yang seharusnya menerima tetapi belum masuk dalam daftar. (ndi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *