Barito Timur

Desa Tewah Pupuh Jadi Wakil Kalteng

46
×

Desa Tewah Pupuh Jadi Wakil Kalteng

Sebarkan artikel ini
WAWANCARA : Ketua TP-PKK Bartim Misnawaty M Yamin bersama sejumlah pihak mengikuti wawancara nominasi desa berkinerja baik tingkat nasional dalam rangka konvergensi pencegahan dan percepatan penurunan stunting, Selasa (15/9/2026). FOTO HUMAS UNTUK RADAR KALTENG

Dalam Nominasi Desa Berkinerja Baik Tingkat Nasional

TAMIANG LAYANG – Desa Tewah Pupuh, Kecamatan Benua Lima, Kabupaten Barito Timur, mewakili Provinsi Kalimantan Tengah dalam wawancara nominasi Desa Berkinerja Baik Tingkat Nasional dalam rangka konvergensi pencegahan dan percepatan penurunan stunting. Penilaian dilaksanakan secara virtual oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan, Selasa (15/9/2026).

Wawancara berlangsung melalui zoom meeting dari Aula Rumah Jabatan Bupati Bartim dan diikuti Ketua TP-PKK Kabupaten Barito Timur Misnawaty M Yamin bersama Pemerintah Desa Tewah Pupuh, Kecamatan Benua Lima, unsur kecamatan, puskesmas, KUA, serta sejumlah perangkat daerah terkait.

Dalam sesi wawancara, Kepala Desa Tewah Pupuh Ardianto memaparkan berbagai program dan inovasi desa dalam mendukung pencegahan dan percepatan penurunan stunting. Pemaparan dilanjutkan sesi tanya jawab bersama tim penilai dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.

Salah satu inovasi unggulan yang menjadi bagian dari penilaian adalah Posyandu Siaga dan Peduli (POS GAGALI). Melalui inovasi ini, desa meningkatkan peran aktif kader, termasuk menyampaikan informasi jadwal pelayanan posyandu kepada masyarakat melalui pengeras suara. Langkah tersebut untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat membawa balita mengikuti pelayanan kesehatan.

Selain POS GAGALI, Desa Tewah Pupuh juga mengembangkan Rumah Desa Sehat (RDS) sebagai wadah pelayanan kesehatan, percepatan pencegahan stunting, koordinasi layanan sosial dasar, sekaligus pusat data dan informasi kesehatan desa.

Kepala Bidang PE, PSDA dan TTG DPMDSos Kabupaten Bartim Milton MS mengatakan, berbagai inovasi tersebut merupakan bentuk komitmen bersama mewujudkan Bartim bebas stunting. “Di posyandu sudah menerapkan Tim TP-Posyandu mencegah stunting sebagai salah satu komitmen agar Bartim terbebas dari stunting. Kami berkomitmen menjadi garda terdepan kesehatan masyarakat di desa,” ujarnya.

Menurut dia, peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta dukungan anggaran masih menjadi tantangan yang perlu diperkuat agar berbagai program kesehatan di desa berjalan semakin optimal.

Sementara Ketua TP-PKK Bartim Misnawaty M Yamin menyampaikan dukungan terhadap penilaian tersebut. Dia berharap inovasi Desa Tewah Pupuh sebagai perwakilan Kalteng memberikan kontribusi positif terhadap upaya penurunan stunting sekaligus contoh bagi desa lainnya.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini dan berharap angka stunting di Kabupaten Barito Timur terus menurun. Mudah-mudahan desa-desa di Kalteng, angka stunting lambat laun berakhir dan habis,” ungkapnya.

Keikutsertaan Desa Tewah Pupuh sebagai Wakil Kalteng di tingkat nasional menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus motivasi untuk terus memperkuat inovasi, pelayanan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pemkab Bartim berharap Tewah Pupuh dapat meraih hasil terbaik dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain mempercepat penurunan stunting. (cak/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *