KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas mempertegas komitmennya dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berakibat terjadinya kabut asap di wilayah Kabupaten Kapuas.
Langkah itu ditunjukan Bupati Kapuas H. M Wiyatno dengan menghadiri secara langsung Rapat Evaluasi Pencegahan dan Penanganan Karhutla Provinsi Kalimantan Tengah yang digelar di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Palangka Raya.
Dalam agenda strategis tersebut, Bupati Kapuas didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Usis I. Sangkai serta Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Kapuas Kusmiatie.
Rapat evaluasi tingkat provinsi ini dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran. Turut hadir jajaran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalteng, serta para bupati dan wali kota dari seluruh wilayah Kalteng.
Usai mengikuti rapat, Bupati Kapuas H. M. Wiyatno menegaskan bahwa upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla tidak bisa dilakukan secara parsial. Menurutnya, koordinasi dan sinergi yang solid antarlini menjadi kunci utama dalam menjaga wilayah dari ancaman kebakaran lahan.
”Pencegahan dan penanganan karhutla membutuhkan sinergi dari seluruh pihak, baik pemerintah daerah, aparat keamanan, instansi terkait, hingga keterlibatan aktif masyarakat,” ujarnya.
Wiyatno juga menambahkan bahwa kewaspadaan serta kesiapsiagaan personel maupun sarana prasarana di lapangan harus terus ditingkatkan.
Hal ini dinilai sangat krusial, terlebih dalam menghadapi perubahan kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi meningkatkan risiko memicu terjadinya titik panas (hotspot) serta kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Kapuas maupun Kalteng secara umum.(Alx)












