DPRD Kalimantan Tengah

‎Dewan Dorong Petani Lokal Jadi Prioritas

53
×

‎Dewan Dorong Petani Lokal Jadi Prioritas

Sebarkan artikel ini
‎FOTO : Anggota DPRD Kalteng Dapil V, Nyelong Inga Simon FOTO: ‎BUDHI SEPRATAMA PUTRA//RADAR KALTENG

‎PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalimantan Tengah Nyelong Inga Simon berharap rencana pemerintah mengembangkan sektor pertanian agar memprioritaskan para petani lokal.

Wakil rakyat dari daerah pemilihan Kapuas dan Pulang Pisau ini menegaskan pemerintah agar pengembangan sektor pertanian tidak hanya mengejar peningkatan produksi, tetapi juga memperkuat peran petani lokal.

‎“Saya terus menyuarakan, agar program pemerintah berfokus pada peningkatan taraf hidup petani dan masyarakat lokal, dengan tetap menghormati nilai-nilai adat,” kata Nyelong saat meninjau aktivitas pertanian masyarakat di Kupang Darat, Kelurahan Pulau Kupang, Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas, Rabu (26/8/2026).

‎Nyelong mengatakan, kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya menyerap aspirasi masyarakat sekaligus melihat secara langsung kondisi pertanian di lapangan. Menurutnya, berbagai program pemerintah perlu benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan petani agar manfaatnya dapat dirasakan secara nyata.

‎Ia mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap sektor pertanian, termasuk dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan) seperti combine harvester. Bantuan tersebut dinilai dapat membantu petani meningkatkan efisiensi dalam proses pengelolaan hingga panen. Namun, dukungan sarana produksi juga perlu berjalan beriringan dengan penguatan kapasitas dan keberadaan petani lokal.

‎

‎Nyelong menilai, kebijakan pertanian di Kalteng tidak cukup hanya berorientasi pada peningkatan hasil produksi. Pemerintah juga perlu memastikan masyarakat setempat tetap menjadi bagian utama dalam pengelolaan lahan pertanian, sehingga program pembangunan tidak mengabaikan kondisi sosial dan kearifan yang telah berkembang di tengah masyarakat.

‎

‎“Pengembangan pertanian di Kalteng tidak cukup hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga perlu memperhatikan keberadaan petani lokal serta kearifan masyarakat dalam mengelola lahan,” tegasnya.

‎

‎Ia menyebut, pendekatan tersebut penting agar pembangunan pertanian memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

‎

‎Menurut Nyelong, padi lokal memiliki potensi untuk terus dikembangkan sebagai bagian dari kekayaan pangan daerah. Penguatan komoditas tersebut sekaligus dapat mendukung ketahanan pangan nasional, dengan tetap menjaga keterlibatan masyarakat sebagai pelaku utama.

‎

‎Politikus PDIP ini berharap dukungan alat pertanian, peningkatan produksi, perlindungan petani lokal, serta penghormatan terhadap kearifan masyarakat diharapkan dapat berjalan secara seimbang.(sep/*)

‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *