Kapuas

Bupati Kapuas Bersama Masyarakat Gelar Sholat Istisqa

35
×

Bupati Kapuas Bersama Masyarakat Gelar Sholat Istisqa

Sebarkan artikel ini
IKUTI - Bupati Kapuas HM Wiyatno mengikuti pelaksanaan Sholat Istisqa di Lapangan Bukit Ngalangkang Kuala Kapuas, Minggu (30/8/2026) pagi.

KUALA KAPUAS – Ancaman kekeringan dan kemarau panjang yang melanda Kabupaten Kapuas, Bupati Kapuas HM. Wiyatno bersama masyarakat melakukan ikhtiar batiniyah dengan menggelar Sholat Istisqa di Lapangan Bukit Ngalangkang Kuala Kapuas, Minggu (30/8/) pagi.

Sholat sunnah ini sebagai bentuk kepasrahan diri kepala Allah SWT agar diampuni dosa-dosa hambanya dan memohon agar segera diturunkan hujan. Bencana kabut asap dampak dari kebakaran hutan dan lahan ini sesungguhnya akibat ulah manusia itu sendiri.

Upaya-upaya nyata sudah dilakukan Satgas Karhutla, namun ikhtiar batininyah pun harus dilakukan. Karena segala sesuatu yang terjadi di dunia ini Allah SWT yang menghendaki. Karena itu kerusakan alam dan urusan duniawi lainya kita serahkan kepada Allah SWT sebagai penguasa alam semesta.

Allah SWT jugalah yang mencippakan langit dan bumi beserta isisnya, dan Allah SWT jugalah yang menciptakan awan dan menurunkan hujan. Karena itu Ya Allah bukakan pintu langit dan turunkan hujan.

Bupati Kapuas HM Wiyatno bersama jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, para siswa sekolah serta masyarakat turut hadir mengikuti Sholat Istisqa dengan khusyuk. Bertindak sebagai imam, Guru H. Farhani, yang memimpin pelaksanaan sholat dan doa bersama.

Pelaksanaan Sholat Istisqa menjadi momentum bagi seluruh jamaah untuk memanjatkan doa agar Allah SWT menurunkan hujan yang membawa keberkahan, setelah kemarau berkepanjangan menyebabkan kekeringan dan meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap di sejumlah wilayah.

Melalui Sholat Istisqa ini, masyarakat Kabupaten Kapuas bersama-sama memohon agar kondisi kemarau segera berakhir, hujan segera turun dan memberikan manfaat bagi kehidupan, sekaligus membantu mengatasi kekeringan serta mengurangi ancaman karhutla.(alx/hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *