DPRD Murung Raya

Perlu Edukasi Langsung kepada Masyarakat

55
×

Perlu Edukasi Langsung kepada Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Murung Raya Rumiadi. foto: ist

Harapan Ketua DPRD Mura Untuk Mencegah Karhutla

PURUK CAHU – Langkah pencegahan dengan melakukan edukasi langsung ke masyarakat tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sangat penting dilakukan. Upaya tersebut menjadi salah satu langkah penting dalam mencegah terjadinya kebakaran di saat kondisi cuaca panas dan kering.

Hal itu disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya H Rumiadi. Menurut dia, masyarakat perlu diberikan pemahaman tentang dampak karhutla, baik terhadap lingkungan maupun kehidupan sehari-hari.

“Kebakaran lahan dapat menyebabkan kerusakan ekosistem, menurunkan kualitas udara akibat asap, mengganggu aktivitas masyarakat, serta berpotensi menimbulkan berbagai masalah kesehatan,” kata Ketua DPRD Murung Raya asal Partai Demokrasi Indoensia Perjuangan, Rabu (12/8/2026).

Edukasi juga penting untuk mengubah kebiasaan masyarakat dalam membuka atau membersihkan lahan. Masyarakat harus memahami bahwa membakar lahan secara sembarangan dapat menyebabkan api dengan mudah merambat dan sulit dikendalikan, terutama ketika kondisi angin cukup kencang dan lahan dalam keadaan kering.

DPRD sangat mendukung upaya pemerintah daerah bersama aparat terkait, pemerintah kecamatan dan desa, perlu terus melakukan sosialisasi secara langsung maupun melalui berbagai media.

“Penyampaian informasi yang sederhana dan mudah dipahami akan membantu masyarakat mengetahui langkah-langkah pencegahan serta tindakan yang harus dilakukan apabila menemukan potensi kebakaran,” ujarnya.

Selain edukasi, masyarakat juga perlu didorong untuk aktif melaporkan titik api atau kegiatan yang berpotensi memicu karhutla. Dengan kepedulian dan pengawasan bersama, potensi kebakaran dapat diketahui lebih dini dan segera ditangani.

Pencegahan karhutla bukan hanya menjadi tugas pemerintah dan aparat. Peran masyarakat sangat menentukan. “Karena itu, edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan mampu membangun kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” tandasnya. (udi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *