NasionalPalangka RayaUtama

Menteri Kehutanan Puji Warga Kalteng: Gotong Royong Jadi Kunci Hadapi Karhutla

109
×

Menteri Kehutanan Puji Warga Kalteng: Gotong Royong Jadi Kunci Hadapi Karhutla

Sebarkan artikel ini
Menteri Kehutanan Puji Warga Kalteng: Gotong Royong Jadi Kunci Hadapi Karhutla.

PALANGKA RAYA – Semangat gotong royong masyarakat Kalimantan Tengah (Kalteng) mendapat pujian dari Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni.

Menurut Raja Juli, budaya gotong royong menjadi salah satu kekuatan masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Hal itu disampaikannya saat mengunjungi lokasi karhutla di Petuk Ketimpun, Palangka Raya, Rabu (19/8/26).

Raja Juli menyebut ada dua kekuatan yang membuat masyarakat mampu menghadapi berbagai bencana, yakni partisipasi masyarakat (community participation) dan ketangguhan masyarakat (community resilience).

“Community participation. Masyarakat kita itu selalu ingin bergotong royong. Tradisi kita selalu bergotong royong, ringan sama dijinjing, berat sama dipikul,” ujar Raja Juli.

Menurutnya, semangat tersebut terlihat jelas dalam penanganan karhutla. Masyarakat tidak hanya menjadi penonton ketika kebakaran terjadi, tetapi ikut turun membantu bersama petugas di lapangan.

Raja Juli menilai budaya saling membantu seperti itu menjadi kekuatan tersendiri bagi masyarakat. “Ini dilihatkan oleh adik kita,” katanya.

Selain semangat untuk bergotong royong, Raja Juli menyebut masyarakat juga memiliki ketangguhan untuk menghadapi situasi sulit. “Community resilience, masyarakat kita itu ada keinginan selalu untuk bisa survive, keluar dari masalah, bareng-bareng, bersama-sama,” ujarnya.

Bagi Raja Juli, dua kekuatan tersebut menjadi modal penting ketika masyarakat menghadapi bencana.

Semangat gotong royong membuat masyarakat bergerak bersama, sementara ketangguhan membuat mereka tidak mudah menyerah ketika menghadapi kondisi sulit. “Kenapa selalu survive dengan segala macam bencana,” kata Raja Juli.

Ia pun mengapresiasi semangat masyarakat yang ikut mengambil bagian dalam penanganan karhutla di Petuk Ketimpun.

Di tengah ancaman kebakaran hutan dan lahan, Raja Juli menilai kekuatan masyarakat seperti gotong royong dan ketangguhan menjadi bagian penting dalam menjaga lingkungan secara bersama-sama. (ifa/)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *