NANGA BULIK – Pemerintah Kabupaten Lamandau mendukung program DPC GEKRAFS Lamandau dan menjadi awal lahirnya berbagai kolaborasi baru yang mampu meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya dan ekonomi kreatif Kabupaten Lamandau ke tingkat nasional hingga internasional.
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) Kabupaten Lamandau resmi dilantik beberapa waktu lalu. Momentum tersebut menjadi tonggak baru pengembangan ekonomi kreatif di Bumi Bahaum Bakuba dengan dihadiri langsung Ketua Umum GEKRAFS Kawendra Lukistian, Ketua DPW GEKRAFS Kalimantan Tengah Novanita Puspa K, serta Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra.
Ketua Umum GEKRAFS Kawendra Lukistian mengaku bangga melihat perkembangan Lamandau yang dinilai mampu menghadirkan berbagai kegiatan yang menggerakkan ekonomi kreatif.
Menurut Kawendra, GEKRAFS kini telah terbentuk di seluruh provinsi, sekitar 320 kabupaten/kota, bahkan telah memiliki jaringan di 11 negara. Kondisi tersebut membuka peluang besar bagi produk-produk unggulan Lamandau untuk dipasarkan hingga mancanegara.
“Produk anyaman, kerajinan, kuliner, hingga seni budaya Lamandau memiliki kualitas yang layak dipasarkan ke luar negeri. GEKRAFS siap menjadi jembatan agar produk-produk tersebut bisa masuk ke pasar Inggris, Jepang, Eropa, dan negara lain,” ujarnya.
Dia mengapresiasi filosofi masyarakat Lamandau, Bahaum Bakuba, yang menurutnya mencerminkan semangat gotong royong sebagai modal penting dalam membangun ekonomi kreatif.
Sementara itu, Ketua DPW GEKRAFS Kalteng Novanita Puspa K mengaku pelantikan DPC Lamandau merupakan kebahagiaan tersendiri setelah melalui proses persiapan sejak tahun lalu.
Ia mengaku terkejut melihat antusiasme masyarakat Lamandau yang begitu besar dalam menyambut pelantikan tersebut. “Harapan kami, GEKRAFS Lamandau semakin berkembang, semakin banyak kegiatan yang dilaksanakan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan pelaku ekonomi kreatif serta masyarakat,” katanya.
Novanita berharap ekonomi kreatif di Lamandau tidak hanya menjadi pelengkap pembangunan daerah, tetapi mampu menjadi salah satu mesin utama pertumbuhan ekonomi.
Bupati Rizky Aditya Putra menyampaikan, kehadiran Ketua Umum GEKRAFS di Lamandau sebuah kehormatan sekaligus bukti bahwa daerah mendapat perhatian di tingkat nasional.
Menurut Rizky, Lamandau menjadi salah satu daerah yang konsisten menggelar berbagai event menggerakkan ekonomi masyarakat. Bahkan tanpa menggunakan APBD. “Kegiatan seperti ini sudah kami laksanakan lima kali. Tiga kali di Nanga Bulik dan dua kali di Kecamatan Menthobi Raya serta Sematu Jaya dalam skala yang lebih kecil. Semua terlaksana berkat kolaborasi dan dukungan berbagai pihak,” ungkap Rizky.
Ia berharap kehadiran GEKRAFS mampu memperkuat sinergi pemerintah, pelaku UMKM, sektor pariwisata, dan industri kreatif sehingga potensi Lamandau semakin dikenal luas. (han)












