Lamandau

Bentuk Kesiapsiagaan Pemerintah, TNI dan Polri

25
×

Bentuk Kesiapsiagaan Pemerintah, TNI dan Polri

Sebarkan artikel ini
MENINJAU : Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra bersama forkopimda meninjau sarana prasarana pemadaman kebakaran hutan dan lahan setelah Apel Gabungan Gelar Sarpras Karhutla dan Patroli Skala Besar di Lapangan Mapolres Lamandau, Senin (28/9/2026). FOTO HUMAS UNTUK RADAR KALTENG

Bupati Rizky Pimpin Apel Gelar Sarpras Karhutla dan Patroli Skala Besar

NANGA BULIK – Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra memimpin Apel Gabungan Gelar Sarana Prasarana (Sarpras) Karhutla dan Patroli Skala Besar dalam rangka pencegahan dan penanganan karhutla di wilayah Kabupaten Lamandau, Senin (28/9/2026). Apel gabungan itu dilaksanakan di Lapangan Mapolres Lamandau.

Apel gabungan yang diinisiasi oleh Polres Lamandau ini dihadiri Dandim 1017/Lamandau Letkol Arm Ady Kurniawan, Kapolres Lamandau AKBP Eko Yusmiarto, BPBD, Kasatpol PP, perwakilan perusahaan besar swasta (PBS), serta personel gabungan TNI, Polri, Manggala Agni, dan Damkar.

Dalam amanatnya saat memimpin apel gabungan itu, Bupati Rizky Aditya Putra menegaskan, apel gelar sarpras ini merupakan bentuk kesiapsiagaan nyata Pemkab Lamandau bersama TNI dan Polri dalam menghadapi ancaman karhutla yang diprediksi masih akan berlangsung selama lima minggu ke depan hingga awal November 2026.

“Kita tidak boleh lengah. Prediksi BMKG, musim hujan baru akan datang awal November. Artinya kita masih punya waktu rawan yang panjang. Hari ini kita cek langsung kesiapan personel dan peralatan, dari mobil water canon, mesin pompa, hingga alat pelindung diri,” tegas Rizky.

Bupati juga memberikan apresiasi kepada Kapolres dan Dandim Lamandau yang telah bergerak cepat menggelar patroli skala besar bersama. Ia meminta patroli pencegahan dilakukan hingga tingkat desa, dengan melibatkan perusahaan dan masyarakat melalui sistem klaster yang telah disepakati sebelumnya.

Sementara itu, Kapolres Lamandau AKBP Eko Yusmiarto menyampaikan, Polres Lamandau telah menyiapkan ratusan personel untuk patroli terpadu pencegahan karhutla dan penegakan hukum bagi pelaku pembakar lahan.

Senada dengan itu, Dandim 1017/Lamandau Letkol Arm Ady Kurniawan menegaskan, TNI siap mendukung penuh dan mengerahkan babinsa di setiap desa rawan karhutla untuk melakukan sosialisasi dan pemadaman dini.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan sarpras karhutla oleh Bupati Rizky Aditya Putra bersama forkopimda dan pelepasan tim patroli skala besar untuk melakukan patroli di wilayah-wilayah rawan karhutla di wilayah Kabupaten Lamandau. (han/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *