Utama

Kecelakaan yang Menewaskan Bocah 12 Tahun Masih Misteri

744
×

Kecelakaan yang Menewaskan Bocah 12 Tahun Masih Misteri

Sebarkan artikel ini
KOMFIRMASI : Kasatlantas Polres Gunung Mas Iptu Eko Erry Setiawan bersama KBO Ipda Agung dan Kanit Gakkum saat dibincangi wartawan di ruang kerjannya, Jumat (24/7/2026). SEPANYA/RADAR KALTENG

KUALA KURUN – Teka-teki di balik kecelakaan yang menewaskan bocah 12 tahun saat mengendarai sepeda motor di Kelurahan Kampuri, Kecamatan Mihing Raya, Kabupaten Gunung Mas, belum juga terpecahkan. Dugaan tabrak lari yang mencuat di tengah masyarakat hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah bagi Satuan Lalulintas Polres Gunung Mas.

Di satu sisi, keluarga korban berharap ada kepastian hukum. Di sisi lain, polisi mengaku kesulitan untuk mengungkapnya karena minimnya petunjuk di lapangan. Tidak ada saksi mata yang benar-benar melihat detik-detik kecelakaan. Sementara rekaman CCTV yang diperiksa pun belum mampu mengungkap siapa yang diduga terlibat.

Situasi itulah yang membuat keluarga korban mendatangi Satlantas Polres Gunung Mas. Mereka meminta penjelasan sekaligus memastikan sejauh mana perkembangan penanganan perkara kecelakaan lalulintas yang hingga kini masih menyisakan tanda tanya.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Gumas AKBP Arum Sari Puspita Dewi melalui Ps Kasatlantas Iptu Eko Erry Setiawan memastikan, penyelidikan tidak pernah berhenti dan seluruh prosedur penanganan telah dijalankan sesuai ketentuan.

“Semua tahapan sudah kami lakukan, mulai dari pembuatan laporan polisi, pemeriksaan saksi-saksi, pengecekan CCTV, penyusunan laporan analisa kecelakaan, hingga memberikan SP2HP kepada keluarga korban,” kata Iptu Eko Erry Setiawan, Jumat (24/7/2026).

Namun ia tidak menampik bahwa penyidik menghadapi hambatan besar dalam mengungkap perkara tersebut. Petunjuk yang diharapkan justru belum ditemukan di lokasi kejadian.

“Yang menjadi kendala adalah tidak ada saksi yang melihat langsung kejadian. CCTV di sekitar lokasi juga tidak memperlihatkan secara jelas bagaimana kecelakaan itu terjadi maupun kendaraan yang diduga terlibat,” jelasnya.

Kondisi tersebut membuat polisi harus bekerja lebih teliti. Setiap informasi yang masuk masih terus diverifikasi, sementara berbagai kemungkinan tetap dibuka untuk menemukan titik terang. “Kami tidak menghentikan penyelidikan. Semua kemungkinan masih kami dalami agar kasus ini bisa segera terungkap,” tegasnya.

Eko juga membenarkan keluarga korban telah meminta penjelasan mengenai perkembangan penanganan kasus itu. Dalam pertemuan itu, polisi memaparkan seluruh proses yang telah dilakukan, mulai dari laporan polisi, berita acara pemeriksaan, hingga hasil analisa kecelakaan.

“Semua perkembangan sudah kami sampaikan kepada keluarga korban. Penanganan perkara ini juga telah kami laporkan dan kami koordinasikan dengan Polda Kalimantan Tengah,” pungkasnya. (nya/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *